8 Manfaat Kedelai Bagi dan Olahannya Bagi Kesehatan Manusia

Manfaat Kedelai

Manfaat Kedelai – Kita sering mengatakan bahwa kedelai dapat menjadi pengganti daging bagi mereka yang tergolong vegetarian. Kedelai merupakan gudang nutrisi dan Anda bisa mendapatkan manfaat kesehatan dari sejumlah produk berbasis kedelai seperti susu kedelai, tahu, tauge, kacang, saus dan tepung. Aneka olahan kedelai yang sehat dan bermanfaat juga banyak di tawarkan dalam bentuk menu dan kemasan yang bagus. Manfaat Kedelai bagi kesehatan dapat Anda dapat dengan mengkonsumsi kedelai masak atau hasil olahannya baik dalam bentuk ekstrak kedelai, susu kedelai, sari kedelai maupun makanan fermentasinya. 

Kedelai adalah jenis kacang-kacangan yang banyak terdapat di Asia Timur. Mereka diklasifikasikan sebagai biji minyak. Kedelai dianggap sebagai protein lengkap karena adanya jumlah asam amino esensial. Manfaat Kedelai ditemukan pada negara-negara seperti China dan Jepang, di mana masyarakatnya lebih kecil terkena penyakit jantung, osteoporosis, kanker payudara dan kelenjar prostat.

Baca juga: Kecipir, Sumber Protein Pengganti Kedelai

Saat ini banyak sekali bahan makanan olahan kedelai yang mengandung protein sehat dan lemak sehat dan bermanfaat untuk kesehatan. Seiring perkembangan jaman berbagai olahan kedelai juga banyak yang sudah memasuki pasar eksport. Jenis kedelai yang bisa diberdayakan di Indonesia juga sangat beragam. Salah satu Manfaat Kedelai yang sangat luar biasa adalah dari jenis kedelai hitam yang biasa di buat untuk kecap dan untuk bahan baku obat diabetes dan kanker.

Berikut sejumlah Manfaat Kedelai bagi kesehatan yang dapat Anda peroleh:

1. Antioksidan

Kedelai mengandung senyawa yang disebut isoflavon, di mana bermanfaat untuk meningkatkan kesehatan. Senyawa ini bertanggung jawab untuk memperbaiki sel dan mencegah kerusakan sel yang disebabkan oleh polusi, sinar matahari dan proses tubuh yang normal.

2. Mengurangi resiko penyakit jantung

Protein dan isoflavon hadir dalam kedelai, membantu dalam mengurangi kolesterol LDL (kolesterol “jahat”) serta penurunan kemungkinan pembekuan darah. Hal ini pada gilirannya, mengurangi risiko penyakit jantung dan stroke. Penelitian menunjukkan, konsumsi susu yang mengandung 25 gram protein kedelai selama sembilan minggu mengakibatkan penurunan 5% kolesterol LDL rata-rata.

Baca juga: Terapi Penyakit Jantung murah dengan Ubi Ungu

3. Mencegah kanker

Isoflavon bertindak sebagai agen antikanker yang melawan sel-sel kanker. Melindungi tubuh dari kanker hormon seperti itu dari rahim, payudara dan prostat.

4. Membalikkan efek endometriosis

Kedelai membantu dalam menunda aksi estrogen alami tubuh, yang bertanggung jawab untuk mengurangi atau mencegah rasa sakit selama periode menstruasi (perdarahan berat) dan gejala lainnya pada wanita.

5. Mencegah osteoporosis

Protein kedelai membantu dalam penyerapan yang lebih baik kalsium dalam tulang. Isoflavon yang hadir dalam makanan kedelai berfungsi untuk memperlambat kehilangan tulang dan menghambat kerusakan tulang yang pada gilirannya mencegah osteoporosis.

Baca juga: Antisipasi Patah Tulang

6. Mengatasi gejala menopause

Kandungan isoflavon pada kedelai membantu untuk mengatur estrogen. Penelitian telah menemukan bahwa isoflavon kedelai dapat mengurangi rasa panas pada badan (hot flushes) pada wanita menopause.

7. Memberi efek baik untuk diabetes dan sakit ginjal

Protein dan serat yang larut dalam kedelai, mengatur kadar glukosa darah dan filtrasi ginjal, dengan demikian mengendalikan diabetes dan penyakit ginjal.

8. Menjaga berat badan

Kandungan serat yang tinggi pada kedelai sebagai alat untuk manajemen (mengatur) berat badan. Ini adalah indeks glisemik rendah (GI) makanan yang mengatur gula darah dan fluktuasi insulin. Sehingga dapat membantu mengontrol rasa lapar. Hal ini akan sangat membantu Anda dalam proses penurunan berat badan.

sumber : kompas

Baca juga: 7 Bahan Makanan Pengganti Kedelai

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *