Buktikan Abraham Samad Mau Gantung Koruptor!

bioenergicenter yogyakarta
Abraham Samad

Bioenergicenter.com, Jakarta – Di depan para pegawai KPK, berkali-kali Abraham Samad berteriak “Gantung koruptor!”. Pusat Kajian Antikorupsi (Pukat) UGM meminta agar Abraham Samad dan para pimpinan KPK tidak hanya berteriak, tetapi benar-benar menggantung koruptor.

“Mana tersangka baru kasus wisma atlet? Mana tersangka baru suap DGS BI? Sebenarnya kan rakyat menunggu koruptor mana lagi yang mau ditahan KPK. Itu saja,” ujar Peneliti Pukat, Oce Madril, kepada detikcom, Senin (19/12/2011) malam.

Oce menilai, di kasus wisma atlet hanya Nazaruddin sendiri yang masih jadi tersangka. Begitu pula dalam kasus suap pemilihan DGS BI, jangan sampai kasus ini berhenti hanya pada Nunun Nurbaetie.

“Janji-janji fit and proper test agak terlalu muluk. Yang harus dilakukan agar publik tidak menyalahkan KPK, dalam satu dua minggu ini, harus ada satu dua tersangka baru. Ini lebih ditunggu masyarakat daripada seminar-seminar antikorupsi,” lanjut Oce.

Selain itu, menurut Pukat, ada beberapa kepala daerah yang statusnya sudah jadi tersangka. Namun KPK juga belum menahan orang-orang itu. Oce menilai jika seseorang sudah menjadi tersangka korupsi, wajib ditahan.

“Tentu saja goal besar 100 hari kita berharap KPK mengusut kasus Bank Century,” tutup Oce.

Sebelumnya Ketua KPK Abraham Samad langsung membuat terapi menggebrak dalam sambutan pertamanya ketika pertama kali ngantor di KPK. Abraham memekikkan: Hidup KPK, Gantung Koruptor!

“Hidup KPK, gantung koruptor!” seru Abraham yang disambut riuh tepuk tangan para karyawan yang berkumpul di lapangan parkir KPK, Senin (19/12/2011) sore.

Seruan tersebut diucapkan Abraham saat berpidato di depan pegawai KPK dalam acara Pisah Sambut dengan para pimpinan baru dan pimpinan lama.

(rdf/rdf)

 

Sumber.


Anda ingin Sehat, Lancar rezeki, Meningkatkan Karier, Dimudahkan dalam segala usaha, Lancar Jodoh, Meningkatkan percaya diri & Lebih Dekat dengan Tuhan? Klik DISINI


Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *