Hukum Bioelektromagnetik – Bioenergi

Hukum Bioelektromagnetik

BioenergiCenter YogyakartaHukum Bioelektromagnetik Berdasarkan fakta Hukum Bioelektromagnetik bahwa”berpikir negatif akan menarik hal-hal negatif sedang berpikir positif menarik hal-hal positif” maka sebaiknyalah kita mulai menghapus saja pola pikir yang negatif, lalu kita ganti dengan operating system yang baru. Setelah semua pikiran dan perasaan negatip kita delete, lalu kita ganti dengan pikiran dan perasaan positip seperti optimis, semangat, syukur, dan ikhlas, maka kita mengumpulkan dan memancarkan energi positip ke alam quantum, yang akan menarik kebaikan-kebaikan pada diri kita. Menurut perhitungan matematika, jika kita memancarkan 3 pikiran positip dalam sehari, maka kita akan menerima 21 kebaikan dalam seminggu. Namun kenyataannya kebaikan yang kita terima bahkan jauh lebih banyak dari pikiran dan perasaan positip yang kita pancarkan ke semesta. Inilah wujud dari Hukum Bioelektromagnetik.

Dalam buku Kecerdasan Bioenergi, Hukum Bioelektromagnetik yang dikupas (penulis: Syaeful M. Magsri), sesungguhnya adalah rahasia Al Qur’an yang telah tertulis 1400 tahun yang lalu. Gaya tarik menarik di alam semesta adalah firman Allah. Dalam QS.Ar Rahman: 60, Allah berfirman ”Tidak ada balasan kebaikan kecuali kebaikan pula”. Allah SWT juga berfirman dalam QS Al An’aam: 160, Allah berfirman ”setiap amal kebaikan akan dibalas 10 kali lipat dari amalnya”.

Dalam QS. Al Mu’min: 40, Allah berfirman ”Barangsiapa melakukan kejahatan, maka dia tidak dibalas melainkan sebanding dengan kejahatannya itu”. Lalu dalam QS. Anisa: 79, Allah berfirman ”Semua kebaikan datangnya dari sisi Allah dan semua keburukan datangnya dari dirimu sendiri.”. Dan dalam hadist Qudsi : ”Sesungguhnya Aku akan mengikuti persangkaan hambaKu dan Aku akan senantiasa menyertainya jika berdoa kepadaKu ”.

Bukankah ayat-ayat Allah di atas adalah rahasia yang mengungkapkan hukum tarik menarik (Hukum Bioelektromagnetik)?

Bahwa kebaikan akan menarik kebaikan dan keburukan akan menarik keburukan? Itulah rahasia quantum, rahasia yang telah tertulis dalam kitab suci Al Qur’an 1400 tahu lalu.

Siapakah penguasa alam semesta termasuk alam Kecerdasan Bioenergi di dalamnya? Dialah Allah, Yang Maha Menguasai dan Maha Mengatur. Kebaikan yang kita lakukan pasti akan mendapatkan balasan berupa kebaikan pula, bahkan setiap satu kebaikan akan dibalas dengan 10 kalinya. Sedangkan setiap satu kejahatan dibalas sebanding dengan kejahatannya itu. Itulah sebabnya Allah berfirman bahwa semua kebaikan datangnya dari sisi Allah dan semua keburukan datangnya dari dirimu sendiri. Demikian pula dengan prasangka, jika kita berprasangka positip kepada Allah, mudah saja bagi Allah untuk mengirimkan hal-hal yang kita pikirkan dan kita rasakan itu menjadi kenyataan. Dan prasangka negatip akan mengirimkan hal-hal buruk kepada kita. Hukum tarik menarik di alam semesta ini tentu saja tidak lepas dari campur tangan penguasa alam semesta, Allah Rabbal alamin.

4 Langkah meraih harapan dengan Kecerdasan Bioenergi

Dalam buku Kecerdasan Bioenergi, dijelaskan bahwa apa yang kita inginkan dapat kita raih dengan empat langkah: Yakin, Doa/Zikir, Usaha, Pasrah. Lalu Kecerdasan Bioenergi di alam semesta yang akan merealisasikannya. Bukankah hal itu juga telah dijelaskan dalam Al Qur’an 1400 tahun yang lalu? Inilah empat langkah yang dituntun langsung dari Allah Yang Maha Mengabulkan Doa (Al Mujib).

Langkah pertama adalah Yakin,

“ Yakin bahwa Allahlah sumber pertolongan kita. Allahlah yang akan mewujudkan harapan-harapan kita, tidak ada daya upaya apapun yang bisa kita lakukan kecuali Allah menghendakinya. Selanjutnya yakin pada diri sendiri “bahwa kita bisa dan mampu mewujudkan harapan-harapan kita karena pertolongan Allah. Serta yakin dengan apapun yang kita kerjakan akan memberikan hasil.

Kenapa kita harus yakin pada Allah, karena Allah telah berjanji dalam Surat Yasiin “ Apabila ia menghendaki sesuatu hanyalah berkata kepadanya “Jadilah”, maka jadilah ia”. Jika kita mengaku beriman kepada Allah, kenapa tidak yakin terhadap janji-Nya?

Langkah kedua adalah Berdo’a.

Dalam QS. Al-Mukmin: Allah berfirman ” Berdoalah kepadaKu niscaya Aku perkenankan bagimu ”. Selain itu di dalam QS.Al-Baqarah:186, Allah juga berfirman ”Aku mengabulkan permohonan orang yang berdoa apabila ia memohon kepadaKu, maka hendaklah mereka itu memenuhi (segala perintahKu), dan hendaklah mereka beriman kepadaKu, agar mereka selalu berada dalam kebenaran”.

Langkah ketiga adalah  usaha

“Apapun usaha yang kita jalankan asal halal, baik tidak merugikan orang lain dan tidak melanggar aturan Allah PASTI akan memberikan kebaikan bagi kita dan keluarga keluarga kita.  Sebagaimana firman Allah QS. Al-Jumuah: 10 ”Apabila telah ditunaikan sholat, maka bertebaranlah kamu dimuka bumi (usaha) carilah karunia Allah dan ingatlah Allah banyak-banyak supaya kamu beruntung.” Juga firman-Nya QS. Al-Baqoroh: 172 “ Hai orang-orang yang beriman, makanlah diantara rezeki yang baik-baik yang kami berikan kepadamu, dan bersyukurlah kepada Allah jika benar-benar hanya kepada-Nya kamu menyembah”.

Langkah keempat adalah Tawakal/Pasrah.

Untuk bisa tawakal kita harus bisa “menerima” kondisi apapunbisa terjadi. Apa yang dikabulkan dari usaha dan doa kita maka harus kita terima dengan perasaan syukur. Allah Maha Tahu akan kebutuhan kita, Dia Maha teliti dan mengukur dengan pasti dalam bentuk apa dan seberapa doa yang dikabulkan untuk kita. Yang jelas Allah sudah mengatur bahwa yang dikabulkan itu adalah yang paling pas buat kita. Oleh karena itu kita harus menerimanya dengan rasa syukur, Lalu perasaan syukur inipun akan memancar lagi ke alam semesta dan menarik frekunsi positip, demikian seterusnya.

Maka perasaan syukur dan ikhlas adalah kunci utama dalam menarik frekuensi positip secara terus menerus dari alam semesta untuk kita. Hal inipun telah dijanjikan oleh Allah dalam QS.Ibrahim:7, ”Sesungguhnya jika kamu bersyukur, pasti Kami akan menambah (nikmat) kepadamu, dan jika kamu mengingkari (nikmat-Ku), Maka Sesungguhnya azab-Ku sangat pedih”. Maka perasaan syukur dan ikhlas merupakan frekuensi tertinggi dalam menarik frekuensi positip dari alam semesta untuk mewujudkan kebaikan dan kebahagiaan.

INGIN DAPAT SOLUSI MASALAH SEKARANG JUGA? KLIK DISINI


Bagikan :