Sulit Menjadi Mudah

Bagaimana Membuat Tugas Sulit Menjadi Mudah

Sulit Menjadi Mudah – Kita seringkali menghadapi tugas yang ‘menyeramkan’, dan yang tak kalah sering kita malah menundanya. Di sisi lain kita justru sibuk mengecek email yang masuk, padahal kita baru mengeceknya 5 menit yang lalu, dengan harapan ada email penting yang memerlukan perhatian kita segera. Sangatlah kontras. Ada tugas yang membutuhkan penanganan segera sementara kita malah menunggu tugas lain yang belum tentu ada. Jika memang memungkinkan Jadikan Tugas yang Sulit Menjadi Mudah dengan memaksimalkan kecerdasan dalam berpikir, memanfaatkan waktu serta optimalisasi potensi yang dimiliki.

Jangan sampai terjadi sebaliknya yang mudah jadi sulit karena menunda waktu, karena tidak pandai memanfaatkan moment dan lain sebagainya. Dalam hidup banyak terjadi masalah seiring dengan berjalannya waktu. Orang yang bisa memanfaatkan potensi kecerdasannya, baik kecerdasan akademisnya, kecerdasan emosional, kecerdasan spiritual maupun universalnya, mampu membuat masalah yang sulit Menjadi Mudah.

Dalam hal ini butuh penguasaan strategi tertentu disamping mampu memanfaatkan potensi energi yang ada dalam dirinya. Dengan Bioenergi yang ada dalam dirinya, sesungguhnya seseorang akan mampu memanage masalah hidupnya dengan baik dan mendapatkan solusi terbaik dari setiap permasalahan. Hanya saja ia mesti tahu memanfaatkan energi tersebut. Agar Bioenergi dalam dirinya bermanfaat dengan baik termasuk untuk membuat masalah yang sulit jadi mudah, penyakit jadi sembuh dan mendapat solusi perlu Bioenergi Adjustment.

Baca juga : Pengertian Bioenergi Adjustment dan Manfaatnya

Paradigma Penolakan tentang Sulit Menjadi Mudah

Ini sebetulnya adalah masalah yang umum yang sering kita hadapi di pekerjaan sehari-hari. Kita berusaha menghindari tugas-tugas yang sulit karena kita takut untuk menghadapi/menjalaninya. Yang Benar adalah sesulit apapun masalah wajib kita selesaikan dengan mencari Solusi yang tepat.

Pertanyaan yang sering menghantui adalah :

Bagaimana jika saya menyerah di tengah jalan? Bagaimana jika saya tidak dapat melakukannya sendirian? Bagaimana jika saya malah tampak bodoh melakukan tugas tersebut? Bagaimana ….., Bagaimana ….. dst.

Pertanyaan-pertanyaan yang negatif ini dapat membunuh motivasi anda seketika bahkan orang-orang yang kuat sekalipun, khususnya jika pertanyaan-pertanyaan tersebut tertanam lama di dalam diri kita.

Konsep Menghadapi Kesulitan

Dibawah ini adalah sebuah konsep yang bisa anda gunakan jika anda menghadapi sebuah tugas yang sulit :

Lakukan saat ini juga.

Ini sama halnya ketika anda harus mencuci piring karena pembantu pulang kampung. Semakin anda menundanya, semakin banyak piring yang harus dibersihkan dan semakin malaslah juga anda. Loncatlah dari sofa malas anda sekarang juga dan mulailah segera.

Percayalah hukum momentum.

Wah apa lagi tuh hukum momentum?Untuk mempermudahnya saya akan menjelaskan dengan contoh, yaitu ketika anda mendorong sebuah mobil. Awalnya pasti sangat berat sekali mendorong sebuah mobil yang sedang dalam posisi diam. Namun sekali mobil tersebut bergerak, dorongan anda akan semakin ringan dan lama kelamaan anda bisa mendorongnya dengan sangat cepat.

Saya paling sering merasakan hukum momentum ini ketika akan menulis sebuah artikel. Wah, rasanya setiap kali akan menulis malas sekali untuk memulainya. Namun ketika saya mulai menulis, rasanya tidak dapat dihentikan, sampai kadang-kadang lupa bahwa saya sudah mengetik selama 2-3 jam.

Sekali anda memulainya, anda juga kemudian dapat mengidentifikasi kekuatan dan kelemahan anda. Memecah tugas tersebut menjadi beberapa tugas kecil akan tampak lebih mudah untuk dikerjakan.

Pisahkan bagian-bagian yang sulit dari bagian-bagian yang mudah.

Setiap tugas selalu mempunyai bagian yang sulit dan bagian yang mudah. Ketika anda dapat memisahnya menjadi 2 bagian, anda dapat melakukan tugas tersebut sesuai dengan mood anda. Katakan saja, anda bekerja dengan energi 1000% saat pagi hari, maka pilihlah bagian yang sulit untuk anda kerjakan di pagi hari. Jika energi anda mulai berkurang di siang hari, mulailah kerjakan bagian-bagian yang mudahnya.

Nikmati tantangan yang dihadapi.

Tugas-tugas yang sulit umumnya dihindari karena penderitaan atau tekanan mental yang mungkin timbul. Anda begitu khawatir bagaimana jika anda nanti frustasi, marah-marah atau sedih. Sisi baiknya, mengetahui perasaan-perasaan ini adalah langkah pertama yang baik dalam membangun kekuatan emosi anda.

Teman saya pernah bercerita, sebelum memiliki anak, kesabarannya sangat minimal. Namun setelah memiliki 2 anak, dia memiliki kesabaran seperti seorang pertapa. Saya terkagum dengan kesabarannya ketika meminta anaknya untuk berhenti menangis sementara dia sedang berbicara di telepon.

Anda dapat memanfaatkan tugas-tugas sulit tersebut untuk melatih anda menjadi lebih sabar dan lebih rileks. Jadikanlah ajang pengembangan diri setiap tugas-tugas yang dihadapi. Bayangkan bagaimana tugas tersebut akan membantu membentuk masa depan anda.

Apakah seorang Rudi Hartono dapat menjuarai 7 kali All England karena melewati latihan-latihan yang ringan? Apakah seorang Andrie Wongso dapat menjadi top speaker terkenal di Indonesia karena melewati perjuangan yang mudah? Tugas-tugas sulit dan kemampuan Mengubah hal Sulit Menjadi Mudah yang akan membentuk karakter anda. Sehingga anda bisa menjadi seseorang yang anda inginkan di masa depan nanti.

Baca juga: Menikmati Kesulitan dan Tantangan

Kesulitan adalah gemblengan untuk Sukses di Masa Depan

Jadi bergembiralah jika anda mendapatkan tugas-tugas yang sulit. Tanpa tugas-tugas yang sulit, anda tidak akan pernah berkesempatan untuk mengeluarkan kemampuan anda sepenuhnya. Temukan seseorang yang dapat membantu anda. Bisa seorang teman, sahabat, orang tua, yang Anda percaya, atau seorang mentor dan konsultan yang tepat.  Mentor atau konsultan dapat Anda jadikan pilihan untuk mencurahkan segala kesulitan dan permasalahan Anda sehingga beban Anda terkurangi. Melalui konsultan Anda dapat menemukan solusi setiap permasalahan secara terpadu dan efektif.

Baca juga: Syaiful Maghsri : Mentor dan Konsultan Solusi

Mungkin anda trauma dengan tugas-tugas sulit yang sebelumnya pernah anda hadapi. Anda merasa bahwa sepertinya anda tidak dapat melakukan tugas tersebut sendiri. Itulah mengapa menemukan seseorang yang dapat membantu anda sangat penting untuk kesehatan emosi anda. Temukan seseorang yang memiliki kekuatan/kelebihan yang berbeda dengan anda, sehingga anda bisa saling mengisi dengan rekan anda tersebut.
Tanyalah pada diri anda sendiri, “Apakah saya orang yang tepat untuk tugas tersebut?”

Ada beberapa tugas yang tidak cocok dengan kemampuan anda. Anda tidak bisa menjadi orang yang serba bisa untuk apapun. Jika saat ini anda menjadi seorang karyawan dan anda seringkali diberikan tugas/proyek yang tidak anda suka, anda harus segera melakukan perubahan. Diskusikan dengan atasan anda, apa yang menjadi kesulitan Anda. Ingat ungkapan ini : “Do What You Love. Love What You Do”, agar anda bisa sukses dalam karir anda.

Baca juga: Buku Solusi Kecerdasan Bioenergi (BQ) Mengatasi Kesulitan Hidup Anda

Diskusikan pemikiran anda dengan orang lain. Salah satu keuntungan anda melakukan tugas sulit adalah pengetahuan yang akan anda terima. Cobalah mendiskusikan pengetahuan tersebut dengan orang lain, entah itu lewat blog, forum, telepon atau bertatap muka langsung. Anda akan menyukai reaksi dari para pendengar anda. Dengan berbagai cara itu Anda akan dapat menemukan jalan keluar terbaik dan membuat masalah Sulit Menjadi Mudah.

Baca juga: Bioenergi Center Tempat Konsultasi Masalah

Source: akuinginsukses.com

Bagikan :