Rumah & Mobil HM Syaiful M. Maghsri Tidak Terbakar (Part 3)

Syaiful M Maghsri

Singkat cerita satu bulan setelah Pelatihan Bioenergi program pelatihan GIM, saya datang lagi ke kantor Bioenergi Center Jl. Veteran 153 Yogyakarta ingin Bimbingan dan Konsultasi Lanjutan dengan HM. Syaiful M.Maghsri, dan Alkhamdulilah saya bisa berjumpa, walaupun beliau sibuk mau menerima saya untuk konsultasi. Selain Konsultasi saya menyampaikan niatnya untuk wawancara seputar Berita Bioenergi yang memandang negatif, padahal dalam kenyataan yang sebenarnya lebih banyak masyarakat yang sudah mendapatkan manfaat Bioenergi, (Bukti Testimoni Tertulis dan Ribuan Alumni Bioenergi yang saya lihat di Database).

Berikut wawancara saya dengan Bapak HM. Syaiful M. Maghsri di kantor Bioenergi Center Jl. Veteran 153 Yogyakarta

Saya   : Assalamu’alaikum wr,wb Pak Syaiful, wawancaranya bisa kita mulai sekarang?

Pak S  : Wa’alaikumussalam wr,wb mas, monggo silahkan (sambil tersenyum….)

Saya   : Apa motivasi Bapak mengajarkan Ilmu Bioenergi ke seluruh masyarakat Indonesia?

Pak S  : Setelah saya menemukan dan menformulasikan ilmu Bioenergi tahun 1996 di Yogyakarta, saya manfaatkan ilmu tersebut untuk diri sendiri dan keluarga serta teman-teman saya dan alhamdulilah bisa meningkatkan kualitas hidup saya dalam semua aspek hidup, itu saya berharap Banyak masyarakat yang bisa menafaatkan ilmu Bioenergi untuk meningkatkan Kualitas hidupnya serta untuk solusi berbagai masalahnya dengan lebih mudah dengan kembali ke jalur yang benar tentunya yang diRidhoi Alloh.

Saya   : Apa yang menjadi hambatan atau kesulitan dalam menyebarkan dan mengajarkan Ilmu Bioenergi ini pak?

Pak S  : Sudah menjadi sifat manusia terhadap hal-hal yang baru didengar dan belum dikenal biasanya Apatis, ini hal yang wajar. Bioenergi sebetulnya hal yang sangat ilmiah jika dikaitkan dengan masalah fisik/aspek material manusia, tapi juga hal yang spiritual jika dikaitkan dengan masalah/aspek kejiwaan manusia. Disini letak Hambatan Komunikasi yang muncul, sehingga  menimbulkan PERSEPSI negatif pada sebagian orang yang tidak secara langsung mendengar penjelasan saya baik lewat buku-buku yang saya tulis, atau lewat tulisan/artikel di blog-blog Bioenergi.

Dengan demikian muncul 3 Kelompok Persepsi :

  • Yang Pertama, Kelompok Paranormal (oknum), bagi kelompok ini saya dipandang sebagai orang yang menghambat Rezeki mereka karena dalam seminar atau pelatihan, saya selalu membuka rahasia serta trik-trik mereka dalam praktek keparanormalan, sehingga saya juga dihujat dan dijauhi oleh oknum paranormal ini, hanya sedikit paranormal yang akhirnya sadar dan akhirnya belajar Ilmu Bioenergi sehingga kembali ke jalur yang benar.
  • Yang Kedua, Kelompok Akademisi/orang modern, bagi sebagian kelompok ini, Bioenergi dianggap sebagai hal yang tidak masuk akal, tidak nalar, tidak ilmiah, padahal pada saat mereka BERPIKIR menghirup Oksigen, sedang BERAKTIFITAS apapun, makan dan minum sebenarnya sedang memanfaatkan Bioenergi, HANYA saja mereka tidak menyadari dan belum tahu BAHWA mereka sedang memanfaatkan Bioenergi. Kadang saya tertawa dalam hati, bila ada akademisi atau orang yang berpendidikan sinis terhadap Bioenergi. Bukankah produksi Vitamin atau air yang kita minum dan AC yang kita pakai di ruangan sudah ada yang menggunakan Teknologi Nano? Dan Teknologi Nano merupakan rekayasa Bioenergi?
  • Yang Ketiga, Kelompok Ulama/Agamis, sebagian kelompok ini juga ada yang menganggap Bioenergi syirik dan klenik dan saya PASTIKAN kelompok ini belum pernah secara langsung mendengarkan ceramah saya atau mengikuti pelatihan saya, mereka HANYA “katanya” atau setidaknya membaca buku-buku tulisan saya. Saya kadang kasihan kepada mereka, disisi lain mereka menyerukan Firman Alloh untuk Bersilaturakhmi, Berprasangka baik, Jangan Menggunjing dan lain-lain. Firman Alloh tentang kebaikan Tapi disisi lain mereka berprasangka buruk terhadap Bioenergi TANPA mengecek kebenarannya secara langsung ke sumbernya di Bioenergi Center.

Saya   : Bagaimana respon masyarakat dengan kehadiran Bioenergi ditengah kehidupan mereka yang semakin komplek?

Pak S  : Alhamdulilah respon masyarakat semakin kesini semakin bagus, karena kami terus memberikan EDUKASI kepada masyarakat baik melalui seminar atau buku –buku GRATIS serta lokakarya dan Pelatihan Bioenergi yang diselenggarakan secara rutin di seluruh kota Indonesia. Terutama permintaan dari perusahaan untuk peningkatan Kualitas Sumber Daya yang ada, komunitas pengusaha, ataupun sekolah-sekolah dari tingkat SMP, SMU sampai Perguruan Tinggi.

Saya   : Bagaimana dengan masyarakat yang berpandangan negatif terhadap Bioenergi, apa sikap Bapak?

Pak S  : Saya sangat MEMAKLUMI pendangan mereka, karena saya PASTIKAN mereka belum tahu persis Bioenergi, mereka tahu hanya “katanya” atau sekedar mendengar atau membaca berita negatif dari para penghujat dan pemfitnah.  Coba kalau mereka mau membaca buku-buku yang saya tulis dan juga testimoni Bioenergi serta mau langsung bertanya ke sumbernya di Bioenergi Center atau bahkan ikut seminar atau Pelatihannya, saya YAKIN pandangan mereka akan berubah menjadi positif dan menyesal telah berpikir negatif terhadap Bioenergi.

Saya   : Bagaimana dengan berita mantan karyawan Bioenergi yang katanya membongkar trik Bioenergi di internet?

Pak S  : Yang perlu saudara tahu, Bioenergi disamping keilmuan juga merupakan merk usaha, sebagai sebuah usaha Bioenergi merupakan Group Usaha yang memiliki 12 Divisi Usaha, ada Properti, Herbal, Finance, IT, Klinik Kecantikan, Klinik Terapi, dan lainya. Masing-masing Divisi memiliki manajemen sendiri. Dan saya sudah cek masing-masing penanggung jawab, ternyata mantan karyawan yang dimaksud di internet dari divisi Klinik Terapi Refleksi dan terbukti karyawan ini banyak melakukan kesalahan selama bekerja dan telah melakukan penipuan dan pelecehan seksual pada pasien yang diterapinya (ada bukti dan saksi yang jika kami mau bisa dipidanakan), tapi karena orang ini berjanji tidak akan mengulangi perbuatan nya lagi, maka pihak management HANYA memberikan sanksi DIKELUARKAN tidak dengan hormat. Hal inilah rupanya yang membuat mantan karyawan ini sakit hati, marah dan balas dendam sehingga membuat rekayasa cerita yang  kalau di cermati dengan sikap cerdas, justru tidak masuk akal dan mengada-ada. Coba saudara pikir, ma’af … dia dan ada divisi terapi, kok bisa-bisa nya mengomentari divisi Herbal dan divisi Pelatihan,  bagaimana mungkin orang yang tidak pernah ikut pelatihan dan tidak menguasai pembuatan herbal, mengaku TAHU PERSIS tentang isi Pelatihan dan Herbal? Silakan Anda bandingkan kesaksian satu orang mantan karyawan ini dengan kesaksian banyak Alumni Bioenergi yang telah mendapatkan manfaat Bioenergi berikut DISINI.

Saya   : Apakah betul Bapak pada bulan Maret 2006, Bapak pernah membawa ibunya ke tempat Rukiyah di kotagede?

Pak S  : Begini cerita yang sebenarnya Mas. Itu bukan Ibu kandung saya, tapi ibu mertua saya, yaitu ibunya Ibu Desi (istri saya). Sebetulnya, saya sudah katakan ke ibu mertua saya bahwa ibu mertua saya tidak ada gangguan gaibnya (gangguan jin). Yang penting lebih banyak doa dan dzikir serta mohon ampun kepada Allah agar hatinya lebih tenang dan damai. Tapi ibu mertua saya ingin membandingkan analisa saya kepada seorang yang dianggap ahli di bidangnya (Rukiyah) di Kotagede. Karena memaksa, sebagai anak yang berbakti kepada orang tua, akhirnya saya antar ke tempat Rukiyah tersebut walaupun hati saya sudah merasakan tidak nyaman. Akhirnya proses Rukiyah yang diikuti banyak orang dilakukan oleh seorang ustad dan anak buahnya. Pada saat Rukiyah (DEMI ALLAH) saya tidak melihat ibu mertua matanya melotot-melotot atau pun menjerit-jerit, seperti yang diberitakan oknum tersebut. Setelah selesai Rukiyah, Ibu mertua saya ajak konsultasi ke ustad tersebut  dan dipencet ibu jari kakinya. Ibu mertua meringis kesakitan sambil dikomentari oleh ustad tersebut kalau ibu mertua saya hanya banyak pikiran dan TIDAK ADA GANGGUAN JIN. Tapi mengapa ?? Oknum murid ustad tersebut memutarbalikkan kejadian yang sebenarnya dengan melakukan kebohongan-kebohongan seperti yang diberitakan di blog yang mereka buat.

Saya   : Oh begitu ya pak yang terjadi. Terus kalau berita tentang rumah dan mobil Bapak yang terbakar bagaimana Pak?

Pak S  : Kalau berita tersebut juga ada kaitannya dengan satu orang yang menghujat saya lewat tulisan di buku, kemudian saya melaporkan orang tersebut ke POLISI. Sampai akhirnya orang tersebut dinyatakan bersalah dan divonis hukuman karena pencemaran nama baik, oknum pemfitnah ini tidak terima dengan laporan saya dan akhirnya dengan berbagai cara memprovokasi orang-orang untuk menghancurkan nama baik saya dan juga mencoba merusak kantor Bioenergi Center. Puncaknya Oknum Pemfitnah ini bersama gerombolananya pada pagi dini hari menjelang subuh hari jumat bulan Maret 2006 mendatangi rumah saya dan melemparkan beberapa bom molotov ke arah atap rumah dan mobil tapi hanya yang diatap rumah saja yang meledak. Alhamdulillah Alloh masih melindungi dan menyelamatkan sehingga rumah dan mobil tidak terbakar walaupun api di atap rumah sempat menyala tapi dengan mudah dipadamkan. Fakta ini yang oleh mereka diputar balikan seolah-olah rumah dan mobil saya terbakar, dan saya tidak mampu berbuat apa-apa dengan perbuatan mereka dan saya dianggap tidak tahu. Padahal kalau saya mau, saya sudah tahu tempat kost nya Oknum Pemfitnah, bahkan siapa saja yang terlibat, anak buah saya sudah mengetahuinya dengan pasti. Jika saya membolehkan, anak buah saya akan membalas dengan membakar rumah mereka atau mencelakai mereka di jalan, itu BISA saja saya lakukan. Tapi kalau saya membalas, apa bedanya saya dengan perilaku mereka yang tidak beradab dan tidak sesuai dengan ajaran Rasullah Muhammad? Apa lagi inilah ilmu yang saya ajarkan di Bioenergi tentang 7 Pilar Pemanfaatan Bioenergi yaitu Yakin, Niat, Usaha, Ikhlas, Sabar, Syukur dan Tawakal.

Saya   : Mereka mengatakan Pak Syaiful tidak mampu melindungi diri sendiri dan ilmu terawangan, bagaimana pendapat Bapak?

Pak S  : Betul saya tidak mampu melindungi diri sendiri tapi saya tahu CARA membuat perlindungan karena sesungguhnya yang MELINDUNGI kita dan menyelamatkan kita hanyalah Alloh SWT, zat yang MAHA PELINDUNG dan MAHA BERKEHENDAK. Dan terbukti walaupun Oknum Pengecut dan Pemfitnah mencoba membakar rumah dan mobil di saat penghuninya sedang tertidur, Alloh masih melindungi dan menyelamatkannya. Ilmu inilah yang saya ajarkan kepada masyarakat yaitu sebuah “CARA” karena kita harus melakukan USAHA yang CERDAS, berarti harus tahu caranya. Masalah berhasil atau tidaknya, biarlah Alloh yang akan mewujudkannya kalau masalah ilmu terawangan saya umpamakan sebuah mata. ‘Mas punya mata kan?’ berarti bisa melihat apa sajakan? Secara umum jawabnya IYA, tapi kalau mata mas lagi merem kemudian ada orang yang lagi tersenyum atau lewat dibelakang mas, apakah mas tahu siapa orang tersebut? Kecuali mas dengan sadar dengan matanya ingin melihat hal-hal yang ingin dilihat, maka bakteri dan virus pun bisa mas lihat dengan bantuan mikroskop. Inilah perumpamaan ilmu terawangan. Dan bagi orang yang CERDAS pasti bisa memahami perumpamaan ini, artinya ilmu terawangan bisa dimanfaatkan hanya untuk hal-hal/masalah/kondisi yang sengaja ingin diterawang (bukan karena kebetulan).

Saya : Hebat sekali. Lalu, bagaimana dengan misi Bapak selanjutnya, maksudnya dengan keberadaan Bioenergi Center yang hingga saat ini telah memberikan banyak kontribusi kepada masyarakat Indonesia, apakah Bapak ingin juga menyebarkan Ilmu Bioenergi ini ke luar negeri atau istilahnya Go International gitu?

Pak S : Tentu saja. Bahkan sejak awal tahun 2000, banyak masyarakat luar negeri yang sudah merasakan produk Bioenergi dan banyak juga yang secara langsung datang ke kantor kami hanya untuk mengikuti pelatihan di Bioenergi Center. Hasilnya? Luar biasa membahagiakan. Mereka menjadi semakin semangat, cerdas, sukses bahkan mudah menyelesaikan masalah seperti yang mereka harapkan. Syukurlah, misi saya di dunia ini untuk menyebarkan ilmu kebaikan sudah ada yang terlaksana dan yang terpenting bagi saya pribadi adalah dapat memberikan manfaat bagi banyak orang.

Saya : Wah dahsyat sekali ya Pak. Ternyata Ilmu Bioenergi sudah mendunia. Saya bangga dengan Bapak, seorang tokoh Indonesia yang berani menguak misteri alam dan memberikan kesadaran positif kepada kami semua.

Pak S : Alhamdulillah Mas. Semua atas Kebesaran Allah dan keinginan saya yang selalu ingin berbagi kepada sesama.

Saya : Saya pribadi sudah mulai memahami tentang Ilmu Bioenergi, Bioenergi Center serta kiprah Bapak Syaiful dalam menyebarkan Ilmu bioenergi. Saya mendoakan agar Bapak Syaiful serta seluruh kru Bioenergi Center bisa bertahan terhadap terpaan fitnah dan kejahatan oknum-oknum tak bertanggung jawab karena terbukti tuduhan mereka tidak benar bahkan justru membuat perusahaan bapak Syaiful semakin maju dan berkembang. Inilah kebesaran Allah Yang maha Kuasa karena Bapak sangat tulus menyebarkan ilmu Bioenergi kepada seluruh masyarakat, baik yang ada di dalam negeri maupun luar negeri. Saya mohon pamit, terimakasih atas informasi yang diberikan. Semoga Ilmu Bioenergi semakin bisa diterima oleh masyarakat dan memberikan solusi yang mempermudah hidup masyarakat.

Pak S : terimakasih kembali. Semoga Mas senantiasa dilimpahi rezeki oleh Allah dan mendapatkan kemudahan dalam berbagai harapan. Kapanpun Mas membutuhkan saya, silahkan datang saja kesini (sambil tertawa dan mengantar saya di parkiran depan kantor Bioenergi Center).

Baca juga artikel terkait lainnya :

Baca Part 1 : BERITA PENGADILAN SYAIFUL M. MAGSHRI BIOENERGI CENTER (Part 1)
Baca Part 2 : CARA MENGATASI MASALAH DI BIOENERGI CENTER, LUAR BIASA (Part 2)
Baca Part 4 : CARA MENJADI ORANG SUKSES DAN HIDUP BAHAGIA DENGAN BIOENERGI SYAIFUL M. MAGHSRI (Part 4)

Ditulis oleh : Amran Rohadi (caping), Wartawan, 47 tahun, Jakarta

Bagikan :