Home » Artikel » Artikel Bioenergi » 4 Prinsip Pemanfaatan Bioenergi

4 Prinsip Pemanfaatan Bioenergi

4 Prinsip Pemanfaatan Bioenergi - Bioenergi Center

BAGIKAN :

Dari asal katanya, prinsip berarti kebenaran yang menjadi pokok dasar berkirir. Dan dalam arti lain, prisip merupakan petunjuk dan arah yang digunakan sebagai patokan. Demikian pula dengan Bioenergi, sebagai ilmu, Bioenergi memiliki  4 Prinsip Pemanfaatan yang juga menjadi petunjuk arah, bagi siapapun yang ingin memanfaatkan Bioenergi

Sebagai pedoman dan petunjuk 4 prinsip pemanfaatan Bioenergi harus mennyatu dalam hati dan pikiran kita yang hendak memanfaatkan Bioenergi. Prinsip ini juga sangat sesuai dengan kebenaran yang diajarkan semua agama dan dapat dimanfaatkan secara universal.

Bioenergi dapat Anda manfaatkan untuk mengatasi segala masalah hidup serta memudahkan Anda dalam mewujudkan harapan dan keinginan Anda. Lalu, aspek apa saja yang merupakan 4 Prinsip Pemanfaatan Bioenergi yang harus kita miliki saat hendak memanfaatkan Bioenergi? Berikut ulasannya:

⏩ Yakin

Keyakinan adalah modal utama manusia untuk menjalani hidup. Keyakinan manusia berkembang sesuai dengan kesadarannya. Jika kesadaran manusia terjebak dalam hal-hal yang bersifat realitas material, maka bentuk keyakinannya juga akan bersifat realitas material.

Keyakinan dalam sebuah agama disebut dengan iman. Manusia yang beriman menurut agama akan dapat menjalani kehidupan ini dengan baik, damai, dan bahagia.

Apakah keyakinan atau iman dalam agama ini dimiliki dan dihayati oleh semua orang yang beragama? Belum tentu.

Keyakinan dalam agama menemukan bentuk sempurnanya dalam kesadaran spiritual orang yang menganutnya. Banyak orang beragama melakukan kejahatan atau kerugian-kerugian karena kesadarannya hanya sebatas pada realitas material.

Semakin kesadaran manusia terseret pada hal yang sifatnya realitas material, maka bentuk keyakinannya pun akan mengikuti hukum ini.

Dalam praktek keilmuan Bioenergi, ada 4 jenis keyakinan yang sebaiknya kita fahami dan kita miliki dalam praktek kehidupan sehari-hari, Meliputi:

  1. Keyakinan pada Tuhan
  2. Keyakinan pada Diri Sendiri
  3. Keyakinan Pada Ilmu atau Apa yang Diusahakan
  4. Keyakinan Pada Guru Atau Mentornya

Apa yang tampak dan dapat dirasakan oleh indera itulah yang nyata dan itulah kebenaran.

Dalam Ilmu Bioenergi keyakinan dihasilkan dari kesadaran spiritual, bahwa ada Jiwa Agung dalam alam semesta ini. Ada Energi Tunggal yang menggerakkan dan menciptakan alam semesta ini dan ini adalah Sumber Energi Pencipta yaitu Tuhan.

4 Prinsip Pemanfaatan Bioenergi - Yakin - Bioenergi Center

Bentuk keyakinan dalam spiritualitas Bioenergi bukan terletak pada kata “benar” dan “salah”, tapi lebih mengarah pada Daya Tertinggi semesta yang tanpa batas dan dapat melampaui realitas material.

Kesadaraan yang menyesuaiakan dengan daya ini akan dengan sendirinya mengarahkan keyakinan pada Daya Tertinggi. Dengan keyakinan ini, maka tidak ada alasan bagi kita untuk tidak bisa sembuh dari penyakit, tidak bisa mengatasi masalah, atau tidak bisa mewujudkan harapan.

Tidak ada gunanya kita berusaha memasuki ruang penyembuhan penyakit baik itu di rumah sakit, di PUSKESMAS, ataupun di tempat pengobatan alternatif jika kita tidak yakin bahwa kita akan disembuhkan.

Kita tidak akan mungkin menemukan daya Penyembuhan Bioenergi jika tidak yakin bahwa Bioenergi dalam tubuh secara spiritual memiliki makna tak terbatas dan kemampuannya dapat melampaui realitas material.

Kita harus yakin dan kesadaran harus dapat mengarahkan keyakinan bahwa tidak ada sakit yang tidak bisa disembuhkan.

Manusia sebagai individualisasi dari Jiwa Agung-Tuhan adalah tercipta dalam kesehatan, kebahagiaan, dan dalam kedamaian.

Tidak Ada gunanya kita berusaha mengatasi masalah dengan berbagai cara apabila kita tidak yakin bahwa masalah bisa diatasi dan mendapatkan solusi dengan tepat.

Kita tidak akan mungkin bisa mendapatkan manfaat kecerdasan Bioenergi apabila kita tidak yakin bahwa Kita dapat mentralisir berbagai energi negatif penyebab masalah hidup yang sering kita alami.

Kita harus yakin dan memiliki kesadaran tinggi agar dapat dapat menggerakkan keyakinan kita untuk terhubung pada solusi dari masalah hidup yang kita alami.

Tidak ada gunanya kita berusaha dengan berbagai cara untuk mewujudkan harapan dalam hidup kita apabila kita tidak yakin bahwa harapan kita bisa terwujud.

Kita tidak akan mungkin mendapatkan manfaat kecerdasan Bioenergi sebagai jalan untuk membantu mewujudkan berbagai harapan dalam hidup kita apabila energi kita tidak bisa terhubung dengan berbagai potensi rezeki yang sudah disediakan oleh Tuhan karena lemahnya keyakinan kita.

Kita harus yakin dan dengan penuh kesadaran bahwa keyakinan kita mampu menarik berbagai harapan atupun keinginan kita menjadi realitas yang terjadi dalam kehidupan kita.

⏩ Niat

Niat merupakan hal yang penting dalam memanfaatkan ilmu Bioenergi. Niat tidak boleh ditinggalkan karena niat yang mantap mengandung ketidakraguan, dan ketidakraguan adalah keyakinan. Keyakinan inilah yang menentukan hasil proses mengalirnya energi baik untuk menyembuhkan penyakit, mengatasi masalah atau mewujudkan harapan dalam hidup Anda.

Niat dilakukan atau dilafalkan sebelum segala proses penyembuhan atau penyaluran energi ini dilakukan. Niat yang baik selalu dilandasi oleh kesadaran yang baik. Segala usaha atau kerja dalam bentuk apapun selalu diawali dengan niat, dan hasil usaha atau kerja ini biasanya bisa diukur berdasarkan niat.

Dalam sebuah niat, terdapat aliran energi yang akan menghubungkan Anda dengan berbagai potensi kebaikan. Niat sangat erat kaitannya dengan semangat, kesungguhan, keseriusan, dan keyakinan akan usaha atau pekerjaan yang dilakukan.

Tanpa niat maka tidak ada kesadaran di balik segala usaha yang dilakukan karena niat adalah hasil dari kesadaran.

⏩ Usaha

4 Prinsip Pemanfaatan Bioenergi - Usaha - Bioenergi Center

Usaha harus dipahami sebagai satu bentuk kesadaran bahwa kita sedang berada dalam kondisi yang tidak baik atau tidak sehat dan menuju pada kebaikan dan kesehatan.

Tanpa usaha tentu saja manusia tidak akan pernah bergerak dari satu kondisi tertentu ke kondisi yang diinginkan. Ketika kita mengalami sakit, maka arah keinginan adalah sehat. Jika arah keinginan kita menghendaki untuk lepas dari sakit, maka kita harus melakukan usaha-usaha penyembuhan.

Jika kita sedang diliputi masalah, arah keinginan kita adalah solusi.

Dan jika kita sedang ingin mewujudkan harapan dalam hidup kita, keinginan kita adalah terhubung dengan berbagai potensi kebaikan, jalur rezeki yang sudah disediakan tuhan serta bisa mengubah peluang yang ada menjadi potansi kesuksesan dan terhubung ke berbagai aspek yang menjadi harapan kita.

Tanpa kesadaran untuk melakukan usaha, selamanya Anda akan sakit, masalah hanya akan tetap menjadi masalah tanpa solusi dan berbagai harapan sulit terwujud.

Banyak usaha yang dilakukan manusia untuk lepas dari penyakit, bebas dari masalah hidup atau lebih cepat dan mudah dalam mewujudkan harapan.

____________________

Salah satu hal negatif yang sering dilakukan oleh banyak orang yang sakit adalah mencari dan mengkonsumsi obat penahan rasa sakit. Fungsi kerja dari obat ini secara mendalam tidaklah mengubah sakit menjadi sehat, akan tetapi membuat tubuh kebal terhadap rasa sakit.

Usaha ini tidaklah benar-benar membuat sehat karena sakit yang sesungguhnya masih ada dalam diri kita, hanya saja tubuh tidak merasakannya karena pengaruh dari penahan rasa sakit itu.

Sementara itu hal negatif yang sering dilakukan orang yang memiliki banyak masalah adalah lari dari masalah, menghindari masalah, danmenimbun masalah yang pada alkhirnya masalah tidak mendapatkan solusi. Sebaliknya menimbulkan stres, kecemasan, mengusik ketenangan hidup, menghilangkan fokus, merusak kepercayaan diri dan masalah semakin sulit diatasi.

Begitu pula bagi mereka yang harapannya sulit terwujud juga seringkali justru melalukan hal negatif dengan melakukan jalan pintas yang tidak seharusnya.

Sehingga justru menjebaknya dalam lingkaran setan akibat tindakan keliru seperti korupsi, nepotisme, suap, yang kemudian menjerumuskan pada kehidupan yang penuh tipu daya, mengusik ketenagan hidup, terjerat dalam rantai hutang atau bahkan riba, yang justru membuat mereka semakin jauh dari harapan dan impian hidupnya.

Apakah jika kita mampu menahan rasa sakit, lari dari masalah masalah dan jalan pintas remang-remang itu penderitaan akan hilang dan menemukan kebahagiaan? Tentu saja tidak, karena sakit yang sesungguhnya masih bersemayam dalam diri kita, masalah masih belum menemukan solusi yang tepat dan harapan belum terwujud.

Sakit merupakan satu bentuk penderitaan, ketika manusia tidak berusaha untuk sehat maka penderitaan juga tidak akan lenyap.

Begitu pun masalah hidup jika manusia tidak berusaha menemukan solusi, masalah akan tetap ada dan bahkan bisa bertambah rumit dan semakin sulit diatasi.

Demikian pula ketika harapan sulit terwujud, maka orang akan selalu hidup dalam angan-angan, yang bahkan bisa mengakibatkan stres dan depresi atau terlibat masalah yang sulit.

______________________

Dengan kesadaran ini, hal yang perlu dilakukan ketika sakit adalah menuju pada kondisi sehat. Ketika ditimpa masalah segera mencari solusi, dan jika harapan ingin terwujud maka berusaha memanfaatkan potensi yang ada, meningkatkan kemampuan dan kualitas diri dengan bijak.

Dengan pemahaman bahwa kita harus menuju pada kondisi sehat, mencari solusi danmewujudkan harapan, maka usaha yang dilakukan pun akan mengikuti arahan ini dan tidak butuh obat penahan rasa sakit, lari dari masalah atau menempuh jalan pintas yang keliru.

Kita butuh sembuh, butuh sehat, butuh solusi dan berbagai harapan terwujud sehingga hidup lebih bahagia. Kesadaran ini akan mengarahkan pada usaha-usaha penyembuhan penyakit, menemukan jalan solusi dan menemukan jalan untuk mewujudkan harapan. Usaha untuk semua hal itu dapat kita temukan dalam diri kita sendiri melalui Kecerdan Bioenergi asal kita tahu caranya.

Sebagai bentuk usaha menemukan cara agar hidup lebih sehat, masalah teratasi, berbagai harapan cepat terwujud, Anda bisa belajar Ilmu Bioenergi dalam program pelatihan Bioenergi Abundance.

⏩ Pasrah

Pasrah yang dimaksud di sini adalah perhatian dan arah kesadaran kita dalam memanfaatkan Ilmu Bioenergi tidak ditujukan pada hasil, akan tetapi tertuju pada apa yang sedang diusahakan.

Sekali kita berpikir tentang hasil apa yang akan didapatkan pada pada saat kita memanfaatkan ilmu Bioeenrgi ini, maka fokus kesadaran akan berubah arah menuju hasil dan bukan pada penyaluran energi itu sendiri.

Usaha yang dilakukan dengan demikian akan diliputi rasa kecemasan dan atau keraguan, karena kita sedang menunggu hasil dan bukan sedang melakukan usaha untuk penyembuhan, mengatasi masalah atau mewujudkan harapan.

Sifat “menunggu hasil” ini menyebabkan pikiran sadar kita menjadi ragu dengan hasil itu sendiri. Apakah usaha penyembuhan yang dilakukan berhasil baik, kurang baik, atau tidak berhasil?

Ketika pertanyaan ini ada dalam pikiran sadar, maka usaha penyembuhan yang dilakukan menjadi tidak berjalan sebgaimana mestinya dan proses aliran energi terganggu karena adanya ketidakyakinan dalam diri.

________________________

Dalam pemanfaatan Bioenergi ini, hal yang paling utama kita lakukan adalah usaha apa yang sedang kita kerjakan. Ketika kita mengalami sakit dan bergerak menuju keinginan sembuh, maka pikiran yang ada dalam diri adalah “kita bisa sembuh”.

Ketika kita ditimpa masalah dalam kehidupan kita dan bergerak untuk menemukan solusi maka akan melahirkan pikiran yang mengarah pada solusi.

Demikian pula ketika kita memiliki harapan yang ingin diwujudkan dan bergerak menuju jalan mewujudkan harapan maka pikiran akan terhubung ke berbagai berbgai potensi dan aspek hidup yang menjadi harapan Anda.

Dengan pembentukan pikiran semacam ini, maka energi yang dialirkan akan mengikuti arah ini, “kita bisa sembuh”, “masalah hidup teratasi”, dan “harapan bisa terwujud”.

Hasil sebagai tujuan akhir ini dengan sendirinya berada dalam wilayah energi yang kita alirkan dan bukan pada bentuk pengharapan dalam pikiran selama proses aliran energi berlangsung.

Dengan membiarkan energi kita mengalir dengan sendirinya, maka kita telah melakukan satu usaha maksimal, dalam artian “kita bisa sembuh, masalah teratasi, dan harapan bisa terwujud”.

Proses kerja Bioenergi pada dasarnya membiarkan “hasil” itu muncul dengan sendirinya. Kita memasrahkan “hasil” itu pada kehendak Energi Tunggal yang terpancar dalam diri.

Karena memasrahkan “hasil” pada Energi Tunggal ini, maka proses yang dilakukan dengan sendirinya adalah merasakan aliran energi yang merupakan pancaran dari Energi Tunggal ini ke bagian tubuh tertentu yang terganggu sehingga menimbulkan penyakit, memunculkan masalah, atau menjadi hamabatan terwujudnya harapan.

Karena Energi Tunggal atau Energi Tuhan ini memiliki makna tidak terbatas, maka kita tidak perlu lagi mengkhawatirkan atau meragukan hasil dari usaha yang kita lakukan dalam memanfaatkan ilmu Bioenergi. Tuhan telah mengatur semuanya yang akan membawa kita pada kebaikan-kebaikan hidup jika memang “kebaikan” yang harapkan.

__________________

Setelah Anda memahami 4 prinsip pemanfaatan Bioenergi dan ingin segera memanfaatkan ilmu bioenergi dalam hidup Anda, Agar memiliki kesehatan yang prima, sembuh dari penyakit, masalah teratasi, berbagai harapan mudah terwujud, uang, kelimpahan dan kebahagiaan mengalir dalam hidup Anda, dapatkan caranya dalam Pelatihan Bioenergi Abundance.

4 prinsip Pemanfaatan Bioenergi


Bagikan artikel dan komentar terbaik Anda untuk inspirasi dan motivasi
bagi banyak orang

BAGIKAN :