Home » Artikel » Artikel Bioenergi » Bioenergi : Ilmiah, Alamiah, Ilahiah

Bioenergi : Ilmiah, Alamiah, Ilahiah

Bioenergi Ilmiah Alamiah Ilahiah

BAGIKAN :

Apa itu Bioenergi? Mengapa Bioenergi Ilmiah Alamiah Ilahiah sifatnya? Dari asal katanya, Bioenergi  berasal dari dua suku kata, Bio dan Energi. Bio berarti Hidup, dan Energi berarti energy, kekuatan atau daya intensitas. Jadi Bioenergi adalah Energi Hidup. Atau bisa dikatakan bahwa Bioenergi merupakan suatu daya intensitas/kekuatan alamiah yang ada terus menerus mengalir menyusupi seluruh struktur anatomis benda-benda yang ada di alam semesta ini. Seperti dalam udara, air, angin, api, tanah, tumbuhan, hewan, manusia, batu, dan semua benda, baik benda hidup maupun benda mati.

Karena Bioenergi merupakan energi hidup yang ada dialam semesta, maka tersedia dalam jumlah melimpah. Keberadaannya yang tersedia dalam bentuk energi, maka bioenergi ini bisa bergerak, mengalir, dan memiliki frekuensi atau getaran. Dalam bahasa fisika macam-macam energi seperti energi gerak, energi panas, energi cahaya, energi kinetik, dan sebagainya merupakan bagian dari energi kehidupan. Sementara pada sudut pandang lain ada juga energi metafisika, energi spiritual atau energi lainnya yang kesemuanya itu juga merupakan energi kehidupan atau Bioenergi.

Karena begitu luasnya pemahaman Bioenergi, diamana ketersediaannya di alam semesta juga tidak terbatas, maka kemudian munculah gagasan untuk menjadikan Bioenergi sebagai sebuah ilmu yang  disebut ilmu Bioenergi. Ilmu Bioenergi ini diformulasikan oleh Prof. DR. H.M. Syaiful M. Maghsri pada tahun 1996 di Yogyakarta. Adapun tujuan dari formulasi Ilmu Bioenergi adalah agar siapapun bisa memanfaatkan energi luar biasa yang sangat cerdas dan merupakan karunia Tuhan yang tanpa batas ini menjadi jalan solusi bagi setiap permasalahan hidup manusia. Karena Bioenergi keberadaannya dapat dijelaskan secara ilmiah, tersedia melimpah dan merupakan energi kehidupan dialam semesta dan berasal dari Tuhan, maka Bioenergi Ilmiah alamiah ilahiah dalam sifatnya.

Bioenergi Bersifat Ilmiah (Bioenergi Ilmiah Alamiah Ilahiah)

Bioenergi Ilmiah Alamiah Ilahiah

Sebagaimana kita ketahui bahwa Bioenergi adalah Energi Hidup, dan bahwa Bioenergi Ilmiah Alamiah Ilahiah maka keberadaannya juga dapat dijelaskan secara ilmiah. Sifat ilmiah Bioenergi dapat dipelajari dari berbagai penelitian tentang energi & alam semesta dalam Berbagai teori  tentang keberadaan energi dan kehidupan di alam semesta.

*******

Max Planck (1858 – 1947 – fisikawan), dianggap sebagai pendiri teori kuantum, dan salah satu fisikawan terpenting abad kedua puluh. Beliau  melakukan penelitian yang luas di bidang energi dan beliaulah yang menemukan  “Skala Planck”.

Dalam https://id.wikipedia.org/wiki/Masa_Planck, mengenai skala planck dijelaskan adanya Masa Planck. Dalam kosmologi fisikmasa Planck adalah periode paling awal dalam sejarah alam semesta yang berlangsung dari nol hingga sekitar 10−43 detik (waktu Planck). Karena alam semesta masih sangat kecil pada saat itu, efek gravitasi kuantum mendominasi interaksi fisik. Selama periode yang terjadi sekitar 13,8 miliar tahun lalu ini, gravitasi diyakini sekuat gaya-gaya dasar lainnya, dan semua gaya tersebut mungkin masih menyatu. Keadaan alam semesta saat masa Planck sangat panas dan padat, masih belum stabil, serta sedang berevolusi hingga munculnya gaya-gaya dasar melalui proses perusakan simetri.

Masa Planck diduga membuka periode penyatuan yang disebut masa penyatuan agung, dan pemecahan simetri menyebabkan inflasi kosmis, ketika alam semesta mengembang dengan sangat cepat.

Skala Planck sesuai dengan jarak yang sangat kecil dan beberapa ilmuwan percaya bahwa pada tingkat yang sangat rendah ini kita menemukan getaran yang merupakan koneksi tak terlihat. Dimana dari sana “benda-benda alam semesta bermunculan”. Ilmu pengetahuan sedang berusaha mencari tahu apa yang “ada” di tingkat Skala Planck. Beberapa orang mengatakan hubungan tak kasat mata ini adalah kesadaran – kesadaran universal yang menjadi bagian dari kita semua. Ilmu pengetahuan sedang mencoba memecahkan misteri ini dan memahami semuanya, tetapi menurut Max Planck ini tidak akan mungkin terjadi.

*******

“Sains tidak dapat menyelesaikan misteri terjadinya alam semesta dan energi yang bekerja dalam proses penciptaan secara detail. Dan itu karena, dalam analisis terakhir, kita sendiri manusia adalah bagian dari misteri yang kita coba pecahkan”. Sebagaimana kita akan mengungkap misteri energi, dan kita juga energi itu sendiri. Karena kita manusia juga mahluk energi dan bagian dari penciptaan. Kenyataan ini menunjukkan kepada kita ada energi luar biasa yang mampu mengorganisasikan alam semesta, sehingga semua tercipta dalam harmoni. Namun untuk melihat ini semua peneliti harus melihat energi ini dari perspektif yang berbeda diluar sains.

Dalam Teori Kuantum ada anggapan bahwa sebelum apa pun dapat bermanifestasi di jagat fisik ini harus terlebih dahulu diamati. Pengamatan tidak dapat terjadi tanpa pra-keberadaan semacam kesadaran atau kesadaran untuk melakukan pengamatan. Ini menyiratkan bahwa Alam semesta fisik adalah hasil langsung dari kesadaran atau kesadaran kita. Dari sini kita bisa mendapatkan pelajaran bahwa energi di alam semesta ini tidak hanya energi fisik, tetapi juga metafisik.

Interpretasi ini didasarkan pada karya fisikawan Niels Bohr dan Wernes Heisenberg pada tahun 1927 di Theoretical Physics di Copenhagen, Denmark. Mereka percaya bahwa alam semesta dengan semua atom dan elektronnya ada dalam jumlah tak terbatas dari kemungkinan yang tumpang tindih. Tidak ada “lokasi pasti” karena elektron-elektron ini dapat berada dalam jumlah tak terbatas dari lokasi yang memungkinkan. Tidak seseorangpun yang  mengamati elektron mengetahuinya dan mereka mengatakan bahwa lokasi terkunci dan kemudian memanifestasikan dirinya dalam dunia materi kita.

*******

Teory lain yang menjelaskan tentang energi adalah  INTERPRETASI BANYAK-DUNIA Penjelasan ini berbicara tentang alam semesta paralel. Teori ini menunjukkan bahwa pada suatu waktu tertentu, ada kemungkinan tak terbatas yang terjadi. Dan bahwa semuanya sudah ada dan terjadi secara bersamaan. Setiap kemungkinan terjadi di ruangnya sendiri dan tidak dapat dilihat oleh orang lain. Ruang unik disebut alam semesta alternatif. Kita hanya melihat kemungkinan yang kita fokuskan. Dan itulah kunci untuk mengunci kemungkinan khusus itu menjadi “realitas”.

Teori Penrose Interpretation juga berbicara tentang banyak kemungkinan yang ada di tingkat kuantum. Teori ini berbeda dengan apa yang “dikunci” sebagai kemungkinan khusus yang menjadi kenyataan kita. Karena semua materi menciptakan gravitasi, setiap kemungkinan memiliki medan gravitasinya masing-masing. Dibutuhkan energi untuk mempertahankan ini, dan semakin banyak energi yang dibutuhkan, semakin tidak stabil. Karena tidak mungkin mempertahankan cukup untuk menjaga mereka semua berlangsung selamanya, akhirnya mereka runtuh menjadi satu wilayah yang paling stabil dan inilah yang kita lihat sebagai alam semesta kita.

Kita harus memasukkan diri kita sendiri ketika kita mencari jawaban untuk teori mana yang paling masuk akal. kita adalah faktor yang hilang. Kita tahu sekarang bahwa kita memiliki kemampuan untuk secara sengaja menciptakan kondisi kesadaran (pikiran, perasaan, emosi, dan kepercayaan). Ketika kita memberikan perhatian dan fokus yang cukup pada sesuatu maka potensi dan kemungkinan di bidang kuantum akan terwujud. Itu akan mengunci satu kemungkinan pilihan kita menjadi kenyataan hidup kita.

*******

Baik sains maupun metafisik  menggambarkan suatu kekuatan yang menghubungkan segala sesuatu bersama dan memberi kita kekuatan untuk mempengaruhi bagaimana materi berperilaku.  Dan kenyataan itu hanya melalui cara kita memandang dunia di sekitar kita.

Nassim Haramein, Direktur Penelitian di Hawaii Institute for Unified Physics (HIUP), telah menulis makalah berjudul “Gravitasi Quantum dan Massa Holografik”, yang telah divalidasi dan diterbitkan dalam jurnal peer review, Physical Review and Research International. Makalah ini membahas Haramein Connected Universe Theory, yang menawarkan pemahaman gravitasi baru dan alternatif melalui persamaan aljabar dan geometris dasar.

Karya Haramein menunjukkan bahwa segala sesuatu di alam semesta terhubung, dari skala terbesar ke skala terkecil, melalui pemahaman gravitasi yang terpadu. Dia menunjukkan bahwa ruanglah yang menentukan materi dan bukan materi yang menentukan ruang.

*******

Para teolog telah memberi tahu kita bahwa ada kecerdasan yang ada di mana-mana yang menembus semua ruang dan waktu, kekuatan yang lebih tinggi, kekuatan spiritual. Sains dan teologi saling mendekati satu sama lain. Mereka mencoba menggunakan terminologi yang berbeda untuk memahaminya. Itulah kecerdasan Bioenergi. Diamana Kecerdasan Bioenergi memberikan kita berbagai kemudahan dalam hidup.

Karena energi melalui kecerdasannya akan mengalir dan terhubung ke segenap aspek dalam kehidupan. Hal ini karena segala-sesuatu adalah energi dan dalam setiap benda, peristiwa, atau kejadian apapun dalam kehidupan memiliki frekuensi. Dan kecerdasan Bioenergi akan mengalir dari frekuensi tinggi ke frekuensi yang lebih rendah. Semua energi terhubung menjadi satu siklus harmoni sehingga Bioenergi ini apabila diambil dan dimanfaatkan maka tidak akan habis, hanya akan mengalir dari satu tempat ke tempat lain menyesuakan frekueansinya.

Bioenergi Bersifat Alamiah

Bioenergi Ilmiah Alamiah Ilahiah

 

Bioenergi yang merupakan energi kehidupan ini memiliki sifat alamiah. Dari ungkapan Bioenergi Ilmiah Alamiah Ilahiah maka ketika kita mengambil makna kata “Alamiah” dapat di jelaskan sebagai berikut. Bioenergi ada di seluruh alam semesta, bekerja sesuai prinsip-prinsip natural sesuai hukum alam. Selain itu Bioenergi juga tersedia di alam semesta dalam jumlah melimpah dan tidak akan habis. Ia bergerak membentuk siklus, mengalir, menyusupi struktur anatomis benda baik benda hidup maupun benda mati di alam semesta dan kehidupan. Dari alam kembali ke alam, dan siapa pun dapat memanfaatkannya. Sifat alamiah Bioenergi ini dapat dipahami dari uraian berikut ini.

Tubuh kita terdiri atas energi. Mereka memiliki sifat listrik. Jika Anda mengocok kaki Anda di atas karpet dan kemudian menyentuh sesuatu yang terbuat dari logam, Anda akan mendapatkan sedikit kejutan listrik. Juga, jika Anda menginjak selembar kaca, Anda akan segera merasakan rasa sakit karena itu ditransmisikan secara elektris di sepanjang saraf  ke otak Anda. Di dalam hati kita memiliki “sirkuit listrik” dan kita dapat mengukur aktivitas listrik dengan menggunakan elektrokardiograf (EKG).

Tubuh manusia terbuat dari jaringan dan organ dan jaringan serta organ itu terdiri dari triliunan sel yang mengandung energi. Tidak ada yang tahu pasti ada berapa.Masing-masing sel dalam tubuh kita mengandung substruktur yang lebih kecil yang disebut organel (“organ kecil”), yang masing-masing melakukan tugas yang berbeda terkait dengan tujuan dan fungsi sel.

*******

Sel darah memiliki tugas yang berbeda dari sel-sel kulit yang memiliki tugas yang berbeda dari sel-sel otak dan sebagainya. Mereka semua diperlukan untuk membuat tubuh bekerja. Dalam anatomi sel kita menemukan banyak “organ kecil” seperti membran sel, nukleus, sitoplasma, retikulum endoplasma, aparatus Golgi, mitokondria.

Mitokondria adalah “mesin” sel. Mereka adalah organel berbentuk sosis yang bertindak sebagai sumber daya untuk sel. Mitokondria kadang-kadang digambarkan sebagai “pembangkit listrik sel” karena mereka menghasilkan sebagian besar pasokan sel adenosin trifosfat (ATP), yang digunakan sebagai sumber energi kimia. Tubuh manusia kita dipenuhi dengan sel-sel yang mengandung “mesin tenaga” ini. Selain itu setiap sel terdiri dari molekul dan molekul ini terdiri dari atom dengan proton, neutron dan elektron.

Artinya energi yang membentuk tubuh manusia terdiri dari unsur yang sama yang ada dalam alam semesta. Karena itu siapapun yang bisa mengelola Bioenergi yang ada dalam dirinya bisa melakukan penyembuhan sendiri (self healing). Karena Bioenergi mampu menggerakkan energi dalam sel untuk membentuk fungsi tertentu yang mampu meningkatkan sistem kekebalan tubuh bahkan penyembuhan secara alami.

Partikel ruang dan sub-atom.

Atom terdiri dari 99,9999% ruang, tetapi ruang ini tidak kosong. Itu diisi dengan energi murni atau Bioenergi. Itu berarti bahwa Anda adalah makhluk energi. “Benda” berdaging yang bertulang yang kita sebut tubuh ini sebenarnya adalah tubuh energi yang bergerak di samudera energi.

Dari sudut pandang spiritual, kita adalah jiwa tanpa kematian yang menggunakan tubuh fisik dan energi untuk mendapatkan pengalaman di Bumi. Tubuh adalah bejana yang digunakan oleh jiwa. Ini seperti seorang pengemudi dan mobilnya. Karena kita dan segala sesuatu di sekitar kita adalah energi, kita juga harus terhubung dengan segalanya. Dan kita terikat dalam siklus energi, yang masing masing memiliki peran dalam membentuk harmonisasi kehidupan secara alami.

*******

Jika kita selangkah lebih maju, ini berarti cara Anda berpikir dan merasakan dapat mengubah dunia menjadi lebih baik. Memikirkan pikiran positif dapat memengaruhi orang-orang di sekitar Anda & menyebabkan riak dalam kumparan pada energi  ini. Pikiran juga menyebabkan kumparan energi dan pergeseran di satu bagian bidang energi. Kemudian menyebabkan pergeseran di bagian sebelahnya dan mereka menyebabkan pergeseran bagian di sebelahnya lagi. Siklus ini berlangsung selamanya secara alami selama kehidupan masih ada. Karena Anda adalah bagian dari jagat raya, siklus energi akan  kembali kepada Anda dan memberi Anda energi kembali dari esensi yang sama. Dalam hal ini mengapa Bioenergi bersifat alami, karena bekerjanya Bioenergi sesui hukum alam, bergerak dari alam dan kembali lagi ke alam semesta lagi membentuk harmoni kehidupan.

Sifat alamiah Bioenergi ini juga tercermin dari hukum Bioelektromagnetik. Yaitu jika  Anda mengirimkan getaran positif dan baik, yang mencerminkan emosi dan perasaan Anda yang sebenarnya, maka energi akan kembali kepada Anda dengan peristiwa, orang, dan keadaan positif.  Dan biasanya hal itu akan tampak seperti “kebetulan” . Itu karena adanya Bioenergi yang bekerja. Hal yang sama berlaku untuk emosi dan pikiran yang bersifat negatif (khawatir, marah, benci, dll). Jika Anda mengirimkan energi negatif kemanapun baik kepada manusia atau kepada alam semesta, maka  cepat atau lambat energi akan kembali kepada Anda dalam bentuk pengalaman atau peristiwa negatif.

Bioenergi Bersifat Ilahiah

Ilahiah secara terminologi dan yang dipahami dalam filsafat dan teologi adalah bahasan-bahasan yang berkenaan dengan makrifatullah dan pembuktian eksistensi Tuhan. Termasuk didalamnya sifat-sifat kesempurnaan dan perbuatan-perbuatan “campur tangan Tuhan”. Jadi ilahiah menyangkut segala sesuatu yang datang dari Allah SWT sesuai dengan kehendak dan ikhtiar yang didasari oleh hikmah. Mencakup hal-hal yang berkaitan dengan sunnatullah di alam penciptaan, hasil dan tujuan dari perbuatan-perbuatan Ilahi dan perbuatan-perbuatan yang bukan bersumber dari-Nya serta inayah dan pertolongan. Baik itu secara khusus maupun secara umum, kepada hamba-hamba-Nya.

Olah karena itu dalam akses pemanfaatan ilmu Bioenergi selalu diawali kalimat “Dengan kuasa dan kehendakmu ya Allah…..”. Hal ini didasari pemahaman bahwa Bioenergi yang merupakan energi kehidupan itu berasal dari Allah, sang pemilik esensi energi tertinggi. Dan segala sesuatu yang terjadi dalam kehidupan manusia termasuk keberhasilan atau kegagalan yang dialami sebelum dan sesudah melakukan usaha terjadi atas kuasa dan kehendak Allah.

Berbagai peristiwa/kejadian di alam semesta ini terjadi dengan kuasa Allah. Begitupun semua sistem energi dan berjalannya waktu mengikut sunatullah. Sifat ilahiah dalam Bioenergi ini juga selaras dengan bagaimana energi spiritual bekerja. Karena Bioenergi juga merupakan energi spiritual dan energi metafisik. Sehingga dalam pemanfaatannya Bioenergi selaras dengan hukum Allah. Bernmanfaat untuk kebaikan kehidupan dan memberi berbagai manfaat bagi kehidupan manusia atas kuasa dan kehendak Allah.

Energi  Ilahi dalam Bioenergi

Sebagai mahluk energi, manusia terdiri dari jasad fisik yang mengandung berbagai macam unsur energi kehidupan. Mnusia juga terdiri dari energi  ruh yang bersifat metafisik, namun energi ini akan kekal menyertai diri manusia sepanjang hidupnya. Bahkan energi ruh yang merupakan energi ilahi ini menyertai seluruh perjalanan manusia dalam kehidupan di dunia bahkan energi ruh ini menyertai kehidupan setelelah mati sampai manusia berada dalam kehidupan abadinya. Artinya Energi ilahiah ini mampu menembus ruang dan waktu.

Energi ilahi melindungi manusia dalam perjalanan panjang tersebut. Sifat ilahiah dari Bioenergi ini juga tercermin dalam pemanfaatannya, yaitu tidak terpisahkan dari keyakinan kepada Allah.  Energi yang kekal dan abadi sebagaimana disebutkan dalam surat an Nahl ayat 96 :

Apa yang di sisimu akan lenyap, dan apa yang ada di sisi Allah adalah kekal. Dan sesungguhnya Kami akan memberi balasan kepada orang-orang yang sabar dengan pahala yang lebih baik dari apa yang telah mereka kerjakan. (An Nahl 96).

Bioenergi Ilmiah Alamiah Ilahiah ?

Penjelasan mengenai Bioenergi Ilmiah Alamiah Ilahiah sebagaimana uraian diatas bisa memberikan kita wawasan akan besarnya kuasa Allah atas penciptaan alam semesta ini. Hal ini juga memberikan kita hikmah bahwa ketika Keberadaan Bioenergi yang melimpah ruah dan ada terus menerus tidak akan habis, maka hal ini merupakan potensi yang sangat luar biasa.

Dari ungkapan Bioenergi Ilmiah Alamiah Ilahiah, juga mengindikasikan sifat dari keberadaan bioenergi ini  Ada karena diciptakan oleh Allah sesuai hukum alam dapat di jelaskan dan dimanfaatkan untuk kebaikan hidup. Oleh karena itu sayang sekali jika setelah kita tahu keberadaan Bioenergi ini tidak bisa memanfaatkannya dalam kehidupan kita. Sebagai manusia yang hidup dan menjadi bagian istimewa dari alam semesta sebaiknya kita bisa menjadi subyek dari keberadaannya. Tidak semata-mata menjadi obyek dari kehidupan


Bagikan artikel dan komentar terbaik Anda untuk inspirasi dan motivasi
bagi banyak orang

BAGIKAN :