Home » Artikel » Artikel Umum » Kesehatan » Cara Mengelola Stres Agar Fungsi Otak & Daya Tahan Tubuh Meningkat

Cara Mengelola Stres Agar Fungsi Otak & Daya Tahan Tubuh Meningkat

Cara Mengelola Stres

BAGIKAN :

Hampir semua orang pernah merasakan stres. Meski mungkin ia tidak tahu apa itu stres, dan tidak peduli apa itu stres atau tidak menyadarinya. Ketika Anda terus-menerus dibawah tekanan dan tidak memiliki cara mengelola stres dengan baik, risiko Anda terkena penyakit serius bisa meningkat. Apalagi ditengah pandemik seperti sekarang ini dimana covid 19 bisa menginveksi siapa saja tidak pandang bulu. Karena itu mengelola stres agar meningkatkan fungsi otak dan daya tahan tubuh sangat penting dilakukan. Terutama agar otak bisa mengendalikan aktivitas sel, hormon dan enzim dengan baik.

Mengapa stres perlu di kelola dengan baik?

Stres yang dialami sebagai bentuk tekanan batin yang kuat akan sangat mempengaruhi hati dan pikiran orang yang mengalaminya. Jika stres dibiarkan akan menghambat siklus energi di dalam otak dan bisa mengakibatkan penurunan fungsi faal organ tubuh termasuk otak itu sendiri. Kondisi stres sebetulnya merupakan signal adanya kekacauan sistem energi dalam tubuh yang berakibat pada terganggunya titik-titik energi tertentu. terutama yang lebih lemah keberadaannya dan selanjutnya mengakibatkan hambatan energi yang pada akhirnya bisa mempengaruhi aktivitas, tindakan dan terhalangnya pencapaian harapan dalam hidup Anda. Untuk itulah stres harus di kelola dengan baik.

Dalam frekuensi tertentu tingkat stres seseorang bahkan mampu menarik energi negatif. Dimana energi negatif yang mengendap dapat mengakibatkan gangguan termasuk penyakit baik fisik, psikis maupun spiritual. Sehingga cara mengelola stres yang paling mendasar justru harus diawali dari sini. Yaitu dengan membersihkan limbah-limbah energi negatif, menetralisirnya agar hati dan pikiran tenang sehingga energi seimbang. Keseimbangan energi ini akan membuat otak bisa berfungsi dengan baik, bisa menarik energi positif yang melahirkan pemikiran-pemikiran baik dan mendatangkan berbagai kebaikan hidup.

Bagaimana jika stres tidak dikelola dengan baik atau dibiarkan berlarut-larut sehingga membuat Anda terpaksa menjalani hidup dengan kondisi stres?

Cara Mengelola Stres

Ketika seseorang terpaksa menjalani kehidupan dengan kondisi stres, maka akan sangat berpengaruh pada cara berpikir, cara hidup, cara mengambil keputusan dan melakukan tindakan. Sehingga orang yang stres akan menjalani kehidupan tanpa arah, kehilangan fokus, terganggu emosi, mental dan bahkan spiritualitasnya. Akibatnya iya akan sulit mencapai harapan dan keinginan dalam hidupnya bahkan hidupnya akan cenderung dipenuhi ketidakpastian, gelisah dan selalu dikelilingi masalah yang justru membuatnya semakin stres.

Apa efek dari stres dalam jangka panjang bagi kehidupan Anda?

“Inilah yang perlu Anda ketahui tentang efek jangka panjang dari menjalani kehidupan yang stres”.

Jika Anda sedang merasa stres, Anda juga sudah tahu bahwa berada di bawah tekanan dapat mempengaruhi tubuh Anda, baik menyebabkan sakit kepala, otot tegang, atau dada berdebar, kepala pusing, mual, atau gangguan dan rasa sakit di bagian tubuh Anda. Bahkan membuat Anda merasa sedih, cemas, takut atau membuat Anda kehilangan gairah dalam hidup?

Gejala stres ini hanyalah sinyal dari dampak yang lebih dalam yang diakibatkan oleh stres kronis pada setiap organ dan sistem dalam tubuh Anda. Mulai dari sistem saraf dan peredaran darah hingga sistem pencernaan dan kekebalan tubuh.

Lebih dari itu akibat dari seseorang yang mengalami stres dalam jangka panjang adalah ia akan mudah sekali kehilangan arah dalam kehidupannya. Tidak tahu apa tujuan hidupnya karena hati dan pikirannya mudah terombang-ambing oleh keadaan sehingga sangat mudah terpengaruh oleh kondisi negatif yang akan semakin memperburuk kualitas energinya. Hal ini yang kemudian membuat energi negatif menyebabkan masalah dalam dirinya dan semakin menghambat perkembangan potensinya bahkan bisa membuatnya dengan mudah kehilangan kesadaran dirinya. Dimana tanpa kesadaran diri orang akan kesulitan untuk merubah kondisi kehidupannya.

Mengapa cara mengelola stres penting untuk sistem kerja tubuh Anda?

Stres berat yang dialami dalam jangka panjang tanpa upaya untuk menemukan cara mengelola stres sangat berbahaya. Karena bisa mengakibatkan stres tidak terkendali yang terus berlanjut selama berbulan-bulan atau bertahun-tahun dan  lebih cenderung menyebabkan penyakit serius daripada stresor jangka pendek. Setidaknya ketika stres tidak bisa dikelola dengan baik akan mempengaruhi sistem kerja hormon dan bisa  menyebabkan kondisi ketidakseimbangan.

Sebagai contoh: “hormon stres kortisol, adrenalin, dan epinefrin memengaruhi sebagian besar area tubuh, mengganggu tidur dan meningkatkan risiko stroke, tekanan darah tinggi, dan penyakit jantung, serta menyebabkan depresi dan kecemasan ” menurut Alka Gupta, MD, codirector program Integratif Kesehatan dan Kesejahteraan di NewYork-Presbyterian/Weill-Cornell Medical Center di New York City.

Berikut beberapa hal yang mendasari mengapa stres berat dapat berdampak pada tubuh:

Cara Mengelola Stres

1. Stres menyebabkan peradangan.

Studi telah menunjukkan bahwa stres kronis terkait dengan peningkatan peradangan di dalam tubuh. Salah satu akibat stres yang tidak dikelola adalah memicu peradangan dalam tubuh, yang diduga mendasari banyak penyakit, termasuk penyakit jantung, diabetes, gangguan autoimun seperti multiple sclerosis, dan bahkan rasa sakit. Dalam masa pandemi seperti saat ini, penyakit seperti disebutkan diatas merupakan penyakit yang rentan terhadap inveksi covid 19.

Salah satu kemungkinan penyebabnya: Stres kronis mempengaruhi peningkatan sitokin proinflamasi, sejenis sel kekebalan yang biasanya merupakan bagian dari sistem pertahanan tubuh ketika Anda memiliki infeksi.

Dimana “Orang dengan kondisi gangguan autoimun, yaitu yang sistem kekebalan tubuh menyerang tubuh itu sendiri, cenderung memiliki kadar sitokin yang lebih tinggi,” kata Michelle Dossett, MD, PhD , asisten profesor di Harvard Medical School dan seorang dokter staf di Benson-Henry Institute untuk Mind Body Medicine di Massachusetts Boston.

Berita baiknya adalah bahwa teknik manajemen stres seperti dengan memanfaatkan Bioenergi, Zikir, dan meditasi telah terbukti memiliki efek anti inflamasi, menurunkan sitokin dalam tubuh. Ini merupakan suatu yang sangat luar biasa.

Baca juga: Apakah Anda ingin Tahu 99 Manfaat Bioenergi ?

2. Stres mempengaruhi saluran pencernaan Anda.

“Saluran pencernaan diisi dengan ujung saraf dan sel-sel kekebalan, yang semuanya dipengaruhi oleh hormon stres,” kata Dr. Dossett. Akibatnya, stres dapat menyebabkan refluks asam lambung serta memperburuk gejala gejala sindrom iritasi usus dan penyakit radang usus. Belum lagi membuat gelembung-gelembung pada saluran pencernakan di perut Anda.

3. Stres mengacaukan sistem kekebalan tubuh Anda.

Sejumlah penelitian menunjukkan bahwa stres menurunkan kekebalan tubuh, yang mungkin menjadi alasan kemungkinan Anda terkena flu, bahkan virus berbahaya setelah anda bekerja dan beraktivitas. Pasien dengan gangguan autoimun seringkali kambuh selama atau setelah peristiwa yang membuat stres, atau setelah mengalami peristiwa yang sangat menegangkan.

4. Stres dapat mengacaukan otak Anda.

Pemindaian otak orang-orang dengan gangguan stres pasca trauma menunjukkan lebih banyak aktivitas di amigdala, wilayah otak yang terkait dengan ketakutan dan emosi. Bahkan jenis stres sehari-hari pun dapat mempengaruhi cara otak memproses informasi.

Kekacauan otak bisa berupa perubahan struktural, fungsional, dan konektivitas otak. Berbagai kekacauan atau perubahan itu terjadi pada orang yang berada di bawah tekanan kronis. Semua ini dapat mempengaruhi kognisi dan perhatian, itulah sebabnya Anda mungkin sulit memfokuskan atau mempelajari hal-hal baru ketika Anda stres.

5. Stres bisa membuat Anda merasa tidak enak.

Stres membuat Anda lebih peka dan sensitif terhadap rasa sakit, dan juga bisa menyebabkan rasa sakit akibat ketegangan otot. Orang yang stres juga cenderung mempersepsikan rasa sakit secara berbeda.

Akibat lain dari stres adalah perasaan gelisah yang membuat Anda bisa sulit tidur atau kurang bisa tidur nyenyak. Di sisi lain tidur sangat penting dalam hal membantu mencegah setiap penyakit. Saat tidur, energi dalam tubuh Anda bekerja dengan membantu menghidupkan ulang sistem kekebalan tubuh dan mencegah depresi, emosi, dan menghilangkan kelelahan.

*******

Bagaimana cara mengelola stres yang efektif ?

Cara Mengelola Stres

Stres sangat berpengaruh  pada fungsi otak dan daya tahan tubuh, oleh karena itu stres harus di kelola dengan baik. Pengelolaan stres yang baik harus dengan cara yang tepat dan efektif. Bisa dimulai dengan mencari sumber atau pemicu stres yang Anda alami. Untuk bisa menemukan sumber permasalahan, terlebih dahulu Anda harus menyadari bahwa diri Anda saat ini sedang stres. Tanpa kesadaran itu tak mungkin Anda dapat menemukan penyebabnya  pastinya akan kesulitan mengelolanya dan mendapatkan solusinya.

Tidak banyak yang tahu bahwa tidak semua stres itu buruk. Dan hormon-hormon yang diproduksi tubuh sebagai respons terhadap stres juga tidak selalu berakibat buruk. Ketegangan apabila dikelola mampu menciptakan kewaspadaan,emosi bisa diarahkan menjadi emosi positif, yang penting harus Anda lakukan adalah memunculkan kesadaran diri. Karena melalui kesadaran diri itulah pemikiran-pemikiran untuk melakukan perubahan dapat dilakukan, dan juga mampu memunculkan inisiatif untuk menemukan solusi.

“Adapun cara mengelola stres yang efektif bisa dilakukan dengan memanfaatkan Bioenergi. Baik melalui program pelatihan Bioenergi atau dengan mengkonsumsi Kapsul Bioenergi“.

Mengapa harus dengan Bioenergi?

Karena dengan memanfaatkan Bioenergi melalui proses yang dinamakan Bioenergi Adjustment dapat membersihkan energi negatif yang menjadi pemicu stres, atau energi negatif akibat dari stres yang Anda alami. Bisa juga sebagai akibat tindakan negatif atau pikiran negatif yang Anda ciptakan sendiri. Dimana ketika Anda sudah bersih dari energi negatif akan membuat Anda lebih tenang. Hati dan pikiran lebih selaras dan mampu menciptakan keseimbangan dalam sistem energi Anda. Bahkan dalam tahap berikutnya mampu meningkatkan kualitas energi Anda.

Dimana orang yang mengalami peningkatan dalam kualitas energinya mampu meningkatkan jumlah sel otaknya. Dan membuat ke-empat belahan otaknya (otak kiri, otak kanan, otak spiritual, ataupun otak ilahiahnya) mampu bekerja secara proporsional. Dalam sebuah riset yang terpercaya, orang-orang yang mengalami peningkatan dalam jumlah sel otak yang aktif maka sel dalam tubuhnya mampu menyembuhkan diri sendiri karena sistem imunnya meningkat, lebih kreatif dan fokus, lebih tenang dan damai, memiliki motivasi sukses yang tinggi dan optimis. Bahkan mampu memancarkan medan energi bioelektromagnetik alami  sejauh 100 meter (ini yang dikenal dalam dunia metafisik sebagai energi perlindungan/energi ghaib). Dengan begitu Anda akan lebih tenang dalam menjalani hidup, stres teratasi dan lebih berpotensi untuk menjadi sukses.

Baca juga: Cara Meningkatkan kekebalan tubuh dengan Kapsul Bioenergi

 

BAGIKAN :

Berikan Komentar Terbaik Anda Disini

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *