Home » Artikel » Artikel Solusi » Solusi Masalah Keluarga / Rumah Tangga » Masalah Dalam Rumah Tangga Yang Sering Terjadi & Solusinya

Masalah Dalam Rumah Tangga Yang Sering Terjadi & Solusinya

Masalah Dalam Rumah Tangga

BAGIKAN :

Dalam kehidupan rumah tangga masalah hidup sering terjadi. Banyak hal yang bisa memicu masalah dalam rumah tangga.  Dan apabila tidak segera dicarikan solusinya akan mengakibatkan ketidak harmonisan bahkan bisa memicu pertengkaran dan perceraian. Tidak dipungkiri membangun sebuah rumah tangga, bukan sesuatu yang mudah. Kecocokan dan rasa cinta adalah hal utama yang harus ada. Namun harus didukung oleh faktor lain untuk mewujudkan kebahagian dalam rumah tangga.  Kekurangan atau ketiadaan dari faktor lain itulah yang kemudian memicu masalah dalam rumah tangga.

Apabila maslah dalam rumah tangga yang terjadi tidak segera diatasi akan berpotensi menimbulkan masalah baru. Jika itu yang terjadi maka keutuhan rumah tangga bisa terancam. Dari berbagai sumber, pemicu masalah dalam rumah tangga yang sering terjadi bisa tebak. Seperti masalah financial, belum memiliki keturunan, perselingkuhan, perbedaan latar belakang pendidikan, perbedaan keyakinan dan sebagainya. Meski sebenarnya Masalah Dalam Rumah Tangga sesungguhnya lebih dipengaruhi ketikselarasan energi diantara kedua pasangan.

Akibatnya terkadang ada salah satu yang mendominasi, sehingga kemudian menimbulkan benturan, dan masalah. Bikut ini beberapa masalah dalam rumah tangga yang sering terjadi terutama pada pasangan yang belum begitu lama membangun rumah tangga. Dan banyak hal yang menjadi alasan mengapa masalah bisa terjadi serta solusi mudah yang bisa dilakukan akan dijabarkan dibawah ini.

  1. Masalah finansial

Masalah Dalam Rumah Tangga Financial

Masalah financial sering menjadi salah satu masalah yang sulit ketika dua orang hidup menjadi satu. Yang sering terjadi dari sisi finansial ini adalah karena penghasilan rumah tangga yang kecil sehingga tidak menutup kebutuhan hidup. Sementara karena pasangan suami istri itu berasal dari latar belakang keluarga yang berbeda maka biasanya cara pandang mereka termasuk saat membelanjakan uang juga beda.

Proses adaptasi memang seiring waktu bisa dilakukan namun jika tetap tidak memenuhi kebutuhan hidup maka masalah akan terjadi. Sementara seiring waktu berjalan kebutuhan terus meningkat. Apalagi apabila sebuah rumah tangga hanya ada satu sumber penghasilan. Misal, suami saja yang bekerja, maka biasanya masalah financial akan jauh lebih pelik.

Meski begitu banyak juga yang karena alasan financial kemudian suami-istri bekerja, namun tetap saja ada masalah finansial. Dan biasanya justru memicu masalah lain selain finansial. Seperti masalah komunikasi yang minim, kurangnya saling perhatian dan sebagainya. Yang justru bisa mengusik kedamaian keluarga karena istri dan suami sama-sama sibuk, saling curiga, istri jadi tidak patuh, dan dalam hal financial gaya hidup jadi berubah.

Bagaimana mengatasi masalah financial ini?

Untuk mengatasi masalah finansial ini harus hati-hati dan bijaksana. Keduanya harus bertemu dan suami-istri harus berembuk dengan kepala dingin. Harus ada saling keterbukaan dalam menggunakan uang, serta setiap pos pengeluaran dan pemasukan minimal terkontrol dan tahu satu sama lain. Bicaralah secara baik-baik dan cari jalan keluarnya bersama termasuk masalah pengaturan keuangan ini juga perlu kebersamaan.

Misalnya saja istri membantu mencari nafkah dengan berjualan online dari rumah sambil mengurus anak untuk menambah pemasukan dalam rumah tangga. Dan suami juga mencari penghasilan tambahan dengan cara yang cerdas, yang tidak memforsir tenaga dan mengurangi kualitas pekerjaan utama. Selain itu penting untuk bersikap hemat dan menggunakan uang berdasarkan prioritas kebutuhan, bukan berdasarkan keinginan.

  1. Belum hadirnya buah hati dalam rumah tangga

Setelah menikah, kebanyakan rumah tangga baru mendambakan keturunan atau harirnya sang buah hati. Apabila setelah melewati hitungan tahun belum juga hadir sang buah hati, bisanya akan menjadi masalah. Di awal –awal masalah biasanya muncul saling curiga, siapa yang tidak subur, kemudian saling menyalahkan. Sementara tekanan dari orang tua dan mertua juga akan menambah keruhnya suasana.

Apabila hal ini dibiarkan berlarut tanpa dicarikan solusinya maka akan memicu lebih banyak masalah. Apabila salah seorang tidak tahan dengan tekanan dan juga salah paham akibat saling menyalahkan, maka dapat merusak keharmonisan. Hubungan suami istri bisa menjadi lebih dingin dan melemahkan ikatan kasih sayang yang justru akan semakin mengurangi prosentase memiliki anak.

Bagaimana solusinya?

Sebaiknya lakukan pemeriksaan terkait kesubutran dan kondisi organ reproduksi. Tidak perlu saling menyalahkan, dan apabila hasil pemeriksaan keluar usahakan saling menguatkan satu sama lain. Bersabarlah dan cari metode yang tepat sesuai anjuran dokter. Jangan lupa selalu berprasangka baik kepada Allah, agar suami-istri tetap istiqomah dalam berihtiar melakukan pengobatan atau terapi. Apabila keduanya tidak ada masalah gangguan reproduksi maka lalukan pendekatan spiritual dan bersabar. Pasti ada rencana Allah yang lebih Indah, mungkin bukan saat ini tapi esok.

  1. Selingkuh

Masalah Dalam Rumah Tangga

Masalah dalam rumah tangga yang dipicu oleh selingkuh ini biasanya yang paling rentan perceraian. Di jaman dimana sosial media marak dan dapat dipergunakan dengan mudah orang –banyak mengekspresikan dirinya disana. Dan tanpa disadari terkadang menggoda orang lain atau bahkan jadi sangat mudah tergoda oleh orang lain tanpa melihat dirinya sudah punya pasangan atau belum.

Kekilafan-kekilafan ini yang menjadi sarana perselingkuhan paling ramai di jaman ini. Meski kadang ada juga yang dipicu oleh masalah finansial, ketidak puasan dalam hubungan suami istri dan sebagainya. Untuk masalah perselingkuhan ini yang paling harus disalahkan adalah nafsu dan ketidak cakapan dalam mengendalikan diri serta menempatkan diri. yang lebih parah lagi perselingkuhan yang diakibatkan karena bosan dengan pasangannya. Apabila sudah terjadi bahkan bisa merusak tidak hanya hubungan rumah tangga namun juga hubungan keluarga.

Bagaimana solusinya:

Perlu kesadaran diri dan kekuatan iman. Orang yang beriman akan berpikir dua kali untuk melakukan selingkuh. Namun ketika iman tidak kuat, maka godaan mudah mendera. Jalan keluarnya adalah bertaubat tidak selingkuh lagi. Selanjutnya perlu ada keterbukaan satu sama lain. Mengenai kekurangan dan kelebihan masing-masing. Karena sesungguhnya di dunia ini tidak ada mahluk yang sempurna. Saling percaya dan pengertian juga harus lebih ditingkatkan.

Apabila perselingkuhan sudah terjadi biasanya akan sulit mengembalikan kepercayaan. Dan jalan keluar terbaik adalah mempertimbangkan keberadaan orang-orang di sekitar kita termasuk orang tua dan anak. Dengan begitu masalah keutuhan keluarga bisa dipertahankan dan siapapun yang melakukan selingkuh segera bertaubat dan kembali ke tujuan hidup semula dalam rumah tangga. Saling memafkan meski kadang bagi orang yang telah dihianati butuh waktu untuk memafkan dengan tulus. Namun jika masih bisa di perbaiki jagalah rumah tangga jangan sampai bercerai.

  1. Masalah kehidupan seksual

Masalah dalam rumah tangga juga ada yang terjadi karena tidak terpenuhinya kebutuhan seksual. Misalnya karena suami atau istri ada yang mengalami gangguan seperti impotensi atau ejakulasi dini pada suami atau frigid pada wanita. Sehingga salah satu pasangan tidak merasakan kepuasan dalam melakukan hubungan sex. Akibatnya hubungan suami istri jadi dingin. Salah satu pihak ada yang kecewa dan ada yang jadi minder atau tidak percaya diri.

Ketika masalah sek ini dibiarkan akan memicu pertengkaran, bisa menjadikan salah satu pihak bahkan keduanya stres bahkan depresi. Bahkan apabila tidak tahan godaan bisa menimbulkan perselingkuhan dan berbagai masalah rumah tangga yang lebih berat.

Bagaimana mengatasi masalah dalam rumah tangga berkaitan dengan kehidupan sex ini?

Diperlukan kebesaran hati untuk menyadari kekurangan satu sama lain. Keterbukaan dan saling pengertian sangat diperlukan. Dengan begitu akan mengurangi rasa curiga dan pikiran negatif. Apabila menurunnya keharmonisan saat hubungan sex disebabkan karena gairah yang menurun, kelelahan fisik maka segera cari jalan keluarnya. Misalnya refresing dengan berlibur berdua, menginap di hotel atau sekedar melakukan terapi rileksasi berdua.

Namun apabila pemicunya adalah karena penyakit, maka segera dicarikan penyembuhannya. Namun bila tidak juga menemukan solusi untuk masalah dalam rumah tangga karena gangguan sex ini maka ada baiknya konsultasikan ke pakar seksologi.

Diperlukan keterbukaan antara suami dan istri. Ceritakan keadaan yang sebenarnya. Hal ini untuk mengurangi kecurigaan dan fikiran buruk. Apabila gairah seksual suami/istri Anda menurun, bisa dicari jalan keluarnya. Misalnya dengan menginap di hotel atau di kota, seperti bulan madu kedua. Tapi jika upaya ini tidak membuahkan hasil, mungkin kalian perlu konsultasi kepada pakar seksologi.

  1. Istri kurang cakap dalam mengurus rumah tangga

Seorang istri yang kurang cakap dalam mengurus rumah tangga bisa menjadi masalah dalam rumah tangga. Biasanya hal ini terjadi di awal-awal pernikahan dimana istri sebelumnya terbiasa dilayani oleh asisten dan bahkan orang tuanya. Namun ketika membangun sebuah rumah tangga semua harus dalam kendali dan penwasan istri. Masalah kebersihan rumah, makanan, pakaian dan sebagainya biasanya menjadi tanggung jawab istri.

Apabila ketidak cakapan diawal berumah tangga berlanjut maka saat memiliki anak maka masalah akan semakin membesar. Suasana rumah jadi berantakan, tidak bersih, apalagi jika tidak pandai mengurus dirinya maka bisa membuat suami kecewa. Suami tidak betah dirumah dan uring-uringan, sementara istri sudah lelah masih tambah lelah karena pekerjaantidak ada habisnya.

Bagaimana Solusinya?

Apabila suami atau keduanya memiliki kondisi yang cukup sebaiknya mempekerjakan asisten rumah tangga. Apalagi apabila istri juga bekerja di luar rumah. Dan sebagai suami yang baik, sebaiknya suami juga punya rasa pengertian dan jangan sungkan membantu melakukan pekerjakan rumah tangga. Toh jaman sekarang pekerjaan seperti mencuci pakaian bisa menggunakan mecin cuci, atau diantar ke loundry.

Sementara untuk pekerjaan memasak keduanya bisa bekerja sama, bahkan tidak hanya menghasilkan masalan kerja sama ini bisa menguatkan ikatan kasih sayang. Saling membantu dan pengertian adalah kuncinya. Artinya suami juga harus memahami kemampuan istri, apabila ia tidak bisa masak atau berbenah, pasti bisa cakap dalam hal yang lain pastinya. Mungkin bisa mengajari anak dengan baik, bisa cari uang, atau pandai melayani suami.

  1. Masalah dalam rumah tangga karena campur tangan Mertua

Masalah Dalam Rumah Tangga

Ketika orang tua atau mertua ikut campur dalam urusan rumah tangga pasti akan menimbulkan masalah pada suami atau istri. Keberadaan mertua terutama yang suka ikut campur akan memicu kesalah pahaman. Apalagi mertua yang cerewet dan banyak komentar akan memicu perasaan tidak nyaman bahkan sakit hati menantu. Dan ujungnya memicu pertengkaran suami istri.

Bagaimana solusinya:

Untuk mengatasi masalah campur tangan mertua dalam rumah tangga perlu kedewasaan dan ketenangan. Apalagi dalam menghadapi mertua atau orang tua harus dengan lembut, jangan sdampai menyakiti mereka. Jangan mengungkapkan kekesalan, kemarahan atau perasaan tidak terima secara langsung pada mereka. Bicarakanlah baik-baik dan sampaikan bahwa Anda berdua membutuhkan privasi dan bisa menyelesaikan masalah rumah tangga sendiri.

  1. Komunikasi Yang Kurang Baik

Kurangnya komunikasi antar pasangan akibat kesibukan masing-masing bisa juga menjadi pemicu masalah dalam rumah tangga. Komunikasi terhambat semua kehabisan waktu sehingga seolah-olah masing-masing hidup dengan masalah dan tujuannya sendiri. Padahal hal ini bisa memicu perasaan kesepian dan berujung saling curiga. Apalagi ketika melhat pasangan inten berkomunikasi dengan orang lain, meskipun sebenarnya komunikasi pekerjaan atau bisnis, bisa memicu kecurigaan dan salah paham.

Bagaimana solusinya?

Diperlukan quality time untuk saling berbagai rasa atau sekedar menceritakan aktivitas masing-masing. Seskali juga perlu bersenda gurau. Atau lakukanlah aktifitas fisik bersama, bisa olah raga bersama, membersihkan rumah bersama, atau berkebun bersama. Yang terpenting meskipun tidak bisa intens bertemu dengan pasangan komunikasi tetap harus intens, jangan sampai melewatkan memberikan perhatian kepada pasangan. Karena akan menjadi suport tersendiri bagi pasangan.

8. Masalah Dalam Rumah Tangga Akibat Perbedaan-Perbedaan

Masalah perbedaan seringkali menjadi sumber perpecahan dalam rumah tangga. Kurangnya kesadaran bahwa menikah sebenarnaya menyatukan dua insan yang berbeda untuk saling melengkapi dan mengisi satu sama lain menjadi pemicunya. Seperti perbedaan latar belakang, sifat, karakter, kebiasaan, budaya, dan kepribadian bahkan perbedaan dalam memandang segala sesuatu. Apabila keduanya sadar bahwa perbedaan itu yang justru membuat hidup lebih berwarna tidak akan jadi masalah.

Namun seringnya perbedaan intu justru menimbulkan ketidak cocokan dan berseberangan dan masing-masing dengan pemikirannya sendiri. Sehingga menyebabkan masalah dalam rumah tangga.

Bagaimana solusinya:

Sebagai solusinya adalah masing-masing pihak harus pandai menghargai perbedaan. Karena sepanjang kebersamaan, meskipun pada usia pernikahan yang lama perbedaan akan selalu ada. pKetika masih sama sama sehat perbedaan menimbulkan masalah kesemburuan, selanjutnya ketika semakin tua hanya menimbulkan kekesalan, dan saat sudah sama-sama tua perbedaan akan sering terjadi karena salah paham ditambah dengan kurangnya pendengaran. Jadi bisa menimbulkan salah persepsi.

Kunci dalam mengatasi masalah perbedaan adalah dengan membangun komunikasi yang baik dan juga saling memahami.

  1. Tingkat Intelektualitas

Masalah Dalam Rumah Tangga

Perbedaan tingkat intelektualitas juga bisa memicu masalah dalam rumah tangga. Intelektualitas bukan semata tingkat pendidikan. Bisa juga penguasaan atas suatu ilmu atau pengetahuan termasuk dalam hal ilmu agama dan ilmu kehidupan. Dan pendidkan yang berbeda baik tingkatnya atau latar belakang basic pendidikan atau jurusan juga memengaruhi. Karena perbedaan intelektualitas ini juga bisa menimbulkan perbedaan cara pandang dan bisa menimbulkan kesalah pahaman.

Apabila salah satu pihak ada yang berhati keras atau kolot atau berprinsip kuat terhadap pemikirannya, maka yang ada perselihan yang terjadi. Bahkan perbedaan intelektualitas juga bisa menimbulkan masalah ketika dalam hal mendidik anak, pengasuhan anak, juga maslaah pendidikan anak.

Bagaimana Solusinya?

Dengan saling memamahami satu sama lain dan menghargai pendapat atau argumen orang lain akan mampu meminimalisir konflik. Apapun pandangan dan pemikiran karena pengetahuan seseorang akan bermanfaat pada bidangnya. Dan jika masing masing orang pasangan suami istri punya pendidikan yang berbeda, pemahaman pengetahuan yang berbeda, justru akan menjadi tambahan ilmu bagi yang lain.

Yang terpenting jangan sampai ada pihak lain yang merasa direndahkan. Artinya pahami bahwa tingkat intelektualitas seseorang berbeda-beda bahkan meski pendidikan yang di kecap sama. Yang punya intelektualitas lebih tinggi bisa berbagai dan mengayomi dan yang punya intelektualitas kurang tinggi jangan rendah diri.

*******

Itulah berbagai Masalah dalam rumah tangga yang sering terjadi dfan bagaimana mengatasinya yang telah dijabarkan point demi point. Namun apabila anda telah mengaplikasikan beberapa solusi untuk menyelesaikan masalah dalam rumah tangga yang Anda hadapi namun masalah belum bisa tuntas. Segera tuntaskan masalah rumah tangga yang Anda dengan solusi praktis Kapsul bioenergi.

Kapsul Bioenergi mengandung energi bioelektromagnetik yang mampu meningkatkan kualitas energi Anda. Aura terpancar dan meningkatkan daya tarik alami. Selain itu peningkatan kualitas energi dapat meningkatkan kharisma, kewibawaan dan mampu mempengaruhi hati dan pikiran orang lain. Menselaraskan energi dengan pasangan serta menguatkan ikatan kasih sayang. Meningkatkan kualitas kesehatan dan kebugaran serta pada Kapsul Bioenergi dengan kualitas energi tertentu sangat bermanfaat untuk penyembuhan penyakit, mengalirkan energi keberuntungan sehingga Anda akan lebih mudah mengatasi masalah dan mewujudkan harapan dan keinginan dalam hidup.


Bagikan artikel dan komentar terbaik Anda untuk inspirasi dan motivasi
bagi banyak orang

BAGIKAN :